Daftar isi
#1
Prolog
#2
Kehidupan Indah Alya dan Raditya
#3
Percakapan Hangat Suami Isteri
#4
Radit Sibuk, Alya Antar Rafa Sekolah
#5
Flashback #Berita Mengejutkan
#6
Raditya Koma
#7
Alya Kendalikan Bisnis Gantikan Radit
#8
Raditya Sudah Tersadar, Tapi Lumpuh
#9
Dokter Menjelaskan Kondisi Raditya
#10
Alya Merawat Raditya dengan Ikhlas
#11
Alya Resmi Pegang Kendali Perusahaan
#12
Rapat Pertama Setelah Alya Resmi Jadi CEO
#13
Alya Bertemu Pak Bimo, Sahabat Lama Raditya
#14
Bertemu Reza Mitra Lama
#15
Kevin, Klien Flamboyan
#16
Konflik di Proyek Kakap
#17
Arga Karyawan Muda Penuh Perhatian
#18
Alya Mulai Stress
#19
Rio Menyebar Gosip
#20
Kevin Mengundang Alya ke Bali
#21
Alya Menolak Pendekatan Non Profesional
#22
Alya dan Arga Kerja Lembur Bersama
#23
Alya Mulai Curhat ke Reza
#24
Raditya Mulai Depresi
#25
Alya Bermimpi Pria Lain
#26
Dion Klien Baru Yang Manipulatif
#27
Alya Mulai Makan Malam dengan Reza
#28
Arga Membantah Fitnahan ke Bu Alya
#29
Alya Dimaki Pak Bimo
#30
Alya Mengangis di Parkiran
#31
Raditya Melihat Alya Menangis
#32
Alya Mencoba Menghindar dari Reza
#33
Dion Kasih Hadiah Mahal ke Alya
#34
Alya Sakit, Arga Merawatnya Diam-dam
#35
Reza Mencium Tangan Alya
#36
Alya Menulis di Jurnal
#37
Alya Hampir Mencium Arga
#38
Rio Menjebakd an Memfitnah Alya
#39
Alya diFitnah tidur Dengan Mitra Bisnis
#40
Reza Tawarkan Alya ke Luar Negeri
#41
Alya Sujud di Kamar
#42
Radit Mencoba Menulis Surat
#43
Alya ke Rumah Reza Malam Hari
#44
Hampir Saja Terjadi
#45
Radit Tahu Semua Lewat Intuisinya dan Memaafkan
#46
Alya Merasa Hancur
#47
Arga Nyatakan Cinta Pada Alya
#48
Alya Memutus Semua Hubungan Bisnis Sementara
#49
Radit Sekarat Koma Kembali
#50
Alya di Samping Raditya Sampai Akhir Hayat
#51
Epilog : Cahaya Yang Terus Menyala
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#39
Alya diFitnah tidur Dengan Mitra Bisnis
Bagikan Chapter
Chapter ini masih diperiksa oleh kurator
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Malam Ranjang dan Rapat yang Tak Pernah TerjadiMinggu malam Alya baru saja pulang dari penerbangan kerja di Surabaya Rambutnya masih lembap karena gerimis bandara dan langkahnya berat menuju ruang tidur di Pondok Indah Di meja Reni sudah meninggalkan laporan rapat internal yang menunggu tanda tangannya Tapi sebelum sempat dibaca ponselnya berdering notifikasi email masuk dari divisi PRSubjeknya membuat jantung Alya berhenti sejenak Ia membuka lampiran Di dalamnya potongan berit
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp2.000
atau 2 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp40.000
atau 40 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 38
Rio Menjebakd an Memfitnah Alya
Chapter Selanjutnya
Chapter 40
Reza Tawarkan Alya ke Luar Negeri
Sedang Dibicarakan
Novel
Bronze
Secangkir Kopi Untuk Kretek
Prasetia Hulu
Novel
Bronze
Romantic Love Story #2
Imajinasiku
Novel
RAJA PENUH DARAH
Permadi Adi Bakhtiar
Cerpen
Bronze
Manusia dan Waktu
Renaldy wiratama
Cerpen
Bronze
Aku Dan Siapa
SUWANDY
Flash
Bronze
Warung Tetangga Bangkrut
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bronze
Maaf Malam Minggu ini Aku di Lubang Buaya, Sayang
Silvarani
Flash
Bronze
Bu, ini aku (putri sulungmu)
Malfa Lena Karita Dewi
Flash
Bronze
Cinta yang Tak Mungkin Bersatu
Sulistiyo Suparno
Flash
Aku Lihat Surga di Mata Ibu
Putri Rafi
Novel
Bronze
Gelato of Love
Panca Jav
Cerpen
Penumpang Tak Diundang
adinda pratiwi
Flash
Bronze
Bukan Kamu
Leni Juliany
Cerpen
Bronze
Dering Telepon
Dedy Tri Riyadi
Flash
Bronze
PENCURI PENGLIHATAN
Nimas Rassa Shienta Azzahra