Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
"Ayo bermain denganku!"
Kalimat itu selalu didengar Ardan di kamarnya. Kamar yang ditempatinya sejak awal masuk SMP sampai dia kuliah. Di kamar itu ada sebuah lukisan ayah dan anak. Ayah dan anak itu tersenyum. Di lukisan itu, ayahnya menggendong anaknya.
Mata Ardan terpaku pada lukisan itu. Ardan mengerjap saat melihat anak yang tadinya tersenyum, perlahan senyuman di wajah anak laki-laki itu bergerak layaknya berbicara.
"Ayo, bermain denganku!"
Mata Ardan membulat. Tak hanya gerakan dari bibir anak dalam lukisan itu, tetapi Ardan dapat mendengar suara itu darinya.
Ardan tersentak saat melihat senyuman dari anak laki-laki itu semakin lebar. Mata anak itu yang tadinya berbinar, berubah menjadi hitam. Ardan melihat ke arah ayahnya. Mata dan senyuman ayahnya juga berubah menjadi menyeramkan.
Gangguan dari sosok penghuni lukisan ayah dan anak itu sering dialami Ardan. Teror itu mengubah perilaku Ardan. Suatu hari Aradan menemukan satu rahasia yang selama ini dipendam kedua orang tua tentang dirinya.
Apakah rahasia itu?
Apa hubungannya rahasia itu dengan gangguan dari sosok penunggu lukisan ayah dan anak yang sering dialaminya?
Kalimat itu selalu didengar Ardan di kamarnya. Kamar yang ditempatinya sejak awal masuk SMP sampai dia kuliah. Di kamar itu ada sebuah lukisan ayah dan anak. Ayah dan anak itu tersenyum. Di lukisan itu, ayahnya menggendong anaknya.
Mata Ardan terpaku pada lukisan itu. Ardan mengerjap saat melihat anak yang tadinya tersenyum, perlahan senyuman di wajah anak laki-laki itu bergerak layaknya berbicara.
"Ayo, bermain denganku!"
Mata Ardan membulat. Tak hanya gerakan dari bibir anak dalam lukisan itu, tetapi Ardan dapat mendengar suara itu darinya.
Ardan tersentak saat melihat senyuman dari anak laki-laki itu semakin lebar. Mata anak itu yang tadinya berbinar, berubah menjadi hitam. Ardan melihat ke arah ayahnya. Mata dan senyuman ayahnya juga berubah menjadi menyeramkan.
Gangguan dari sosok penghuni lukisan ayah dan anak itu sering dialami Ardan. Teror itu mengubah perilaku Ardan. Suatu hari Aradan menemukan satu rahasia yang selama ini dipendam kedua orang tua tentang dirinya.
Apakah rahasia itu?
Apa hubungannya rahasia itu dengan gangguan dari sosok penunggu lukisan ayah dan anak yang sering dialaminya?
#1
Room - Prolog
#2
Room Satu - Rumah Baru
#3
Room Dua - Cuma Mimpi atau Petunjuk
#4
Room Tiga - Menghindar Dari Mimpi Buruk
#5
Room Empat - Teror Lain
#6
Room Lima - Mencari Petunjuk
#7
Room Enam - Pemilik Rumah Lama
#8
Room Tujuh - Mimpi Anak Kecil Yang Sama
#9
Room Delapan - Terbukanya Rahasia
#10
Room Sembilan - Kisah Rian, Amel, dan Irawan
#11
Room Sepuluh - Hubungan Rumit
#12
Room Sebelas - Berita Baik atau Buruk
#13
Room Dua Belas - Kita Memang Tidak Bisa Bersama
#14
Room Tiga Belas - Kita Tetap Keluarga
#15
Room Empat Belas - Ending
#16
Room - Epilog
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
menarik, ayo lanjutkan!!!!
Seru. Blurbnya menarik. Semangat
Disukai
23
Dibaca
866
Tentang Penulis
Kim Raeneul
Welcome to Healing Love Universe ❤️🩹
Bergabung sejak 2026-03-17
Telah diikuti oleh 79 pengguna
Sudah memublikasikan 2 karya
Menulis lebih dari 113,420 kata pada novel
Rekomendasi dari Horor
Novel
The Room
Kim Raeneul
Novel
Lagu Pengantar Tidur Mayat
Hideyo Sakura
Cerpen
Efisiensi
Jasma Ryadi
Cerpen
Mereka Ingin Aku Percaya
Riana Dewi
Flash
Pengusiran Setan
Keita Puspa
Novel
Rante Aji
Arumdalu
Novel
Eureup
wina widiawati
Flash
Direktur Gula-Gula
Carolina Ratri
Skrip Film
Bukit Kulon
Andika Ramadhan
Cerpen
Rutinitas
Fatimah Ar-Rahma
Flash
Disaat Kau Sendiri
Nurai Husnayah
Flash
Nini Juga Ingin Dicintai
kutipan.izs
Flash
Tomat
Yaraa
Flash
Rencana Besar
Carolina Ratri
Novel
Fantasteen Ghost Dormitory in Vienna
Mizan Publishing
Rekomendasi