Disaat Kau Sendiri

Kau tahu?

Disaat kau sendirian di dalam kamarmu. Maka suara-suara tersebut akan terdengar.

Aku akan memperingatimu.

Saat kau mendengar seseorang memanggilmu. Meski itu suara orangtuamu sekalipun.

Abaikan.

Mereka sedang menirukan suara orang yang kau kenal untuk memancingmu keluar.

Saat kau mendengar suara ketukan di jendela kamarmu.

Abaikan.

Jangan pernah sekali-kali membuka gorden atau jendela kamarmu untuk memeriksanya. Mereka akan memecahkan kaca jendela hanya untuk meraihmu.

Saat kau mendengar suara langkah kaki di sekitar kamarmu.

Abaikan.

Jangan pernah sekali-kali keluar untuk memeriksanya. Mereka tidak akan membiarkanmu masuk kembali ke dalam kamar.

Saat kau mendengar suara ketukan di pintu.

Abaikan.

Jangan pernah sekali-kali membuka pintu kamar. Mereka tidak akan membiarkanmu menutup pintunya kembali. 

Saat kau mendengar suara alat menyala.

Abaikan.

Jangan pernah sekali-kali kau pergi untuk memeriksanya. Mereka bisa membunuhmu dengan alat tersebut.

Saat kau mendengar suara benda jatuh di atas atap rumahmu.

Abaikan.

Jangan pernah sekali-kali keluar untuk memeriksanya. Mereka menyukai kepalamu.

Saat kau mendengar suara ribut dari atas plafonmu.

Abaikan.

Jangan pernah sekali-kali naik ke atas untuk memeriksanya. Mereka tak akan membiarkanmu turun dalam keadaan utuh.

Saat kau mendengar suara hewan berisik di sekitar kamarmu.

Abaikan.

Jangan pernah berpikir untuk menghentikan hewan tersebut. Mereka sedang menunggumu datang.

Saat kau mendengar suara seperti tiang listrik dipukul.

Abaikan.

Jangan pernah sekali-kali keluar untuk memeriksanya. Karena mereka sedang mengirim sinyal untuk memanggil yang lain.

Dan saat kau mendengar suaraku.

Maka berdoalah untuk keselamatanmu.

Karena itu artinya... kau mengabaikan peringatanku.

5 disukai 2.1K dilihat
Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Saran Flash Fiction