The Red Margin
#3
Chapter 3: Serigala Berjubah Agama
Bagikan Chapter
Chapter ini masih diperiksa oleh kurator
  • Bookmark Paragraf ini
  • [15]Hypocritical Piousness: Kesalehan yang munafik; perilaku menunjukkan ketaatan beragama yang tinggi secara publik sementara tindakan pribadinya bertentangan dengan ajaran agama tersebut.
    [16]The Great Camouflage: Penyamaran Agung; penggunaan agama atau moralitas sebagai kedok untuk menyembunyikan niat atau tindakan yang jahat.
    [17]Social Engineering: Rekayasa sosial; upaya untuk mempengaruhi manipulasi perilaku atau pemikiran masyarakat dalam skala besar melalui narasi tertentu.
    [18]​Double Life: Kehidupan ganda; kondisi di mana seseorang memiliki kepribadian atau cara hidup yang sangat berbeda antara saat di depan umum dan saat pribadi.
    [19]Social Immunity: Kekebalan sosial; kondisi di mana seseorang terhindar dari kritik atau konsekuensi sosial karena posisi atau citra publiknya.
    [20]Systemic Corruption: Korupsi sistemik; korupsi yang sudah mendarah daging dan menjadi bagian dari cara kerja suatu sistem atau organisasi.
    [21]Total Depravity of Man: Kerusakan total manusia; doktrin teologi yang menyatakan bahwa akibat kejatuhan dalam dosa, setiap bagian dari sifat manusia telah tercemar.
    [22]Is there any room for honesty in this religious theatre?: Apakah ada ruang bagi kejujuran dalam teater religius ini? (Pertanyaan retoris tentang keaslian iman dalam lingkungan yang penuh pencitraan).
    [23]Intellectual Warrior: Pejuang intelektual; seseorang yang melawan ketidakadilan atau kebohongan melalui pemikiran, tulisan, dan argumen yang kuat.
    Chapter Sebelumnya
    Chapter 2
    Chapter 2: Teologi Kemakmuran yang Kosong
    Chapter Selanjutnya
    Chapter 4
    Chapter 4: Eksatologi para Pengecut