Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
KATA PENGANTAR
Novel Tanah Terbelah (1948) adalah sebuah karya fiksi yang terinspirasi oleh peristiwa sejarah yang pernah terjadi di Indonesia, khususnya dinamika sosial dan politik di Madiun pada tahun 1948. Saya menyadari bahwa periode tersebut merupakan bagian penting sekaligus sensitif dalam perjalanan bangsa, yang hingga kini masih menyisakan beragam tafsir, ingatan, dan emosi kolektif. Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada mas Septian D Kharisma (Ketua HvM: Komunitas Pelestari Sejarah Madiun Raya) yang telah menulis tesis S2 berjudul "Pemberontakan PKI di Madiun dalam Perspektif Sosiokultural" sehingga menginspirasi saya untuk menulis novel ini.
Melalui novel ini, saya tidak bermaksud untuk menafsirkan ulang sejarah secara akademis, apalagi menyampaikan pembenaran terhadap ideologi atau kelompok tertentu. Novel ini tercipta sebagai wujud rasa cinta pada tanah kelahiran saya, Madiun, dan rasa nasionalisme pada Indonesia. Saya sebagai putra asli Madiun, ingin mengabadikan peristiwa besar di tanah kelahiran dalam wujud karya sastra. Semua peristiwa, tokoh, dan dialog dalam karya ini disusun sebagai bagian dari narasi fiksi, yang berupaya menghadirkan gambaran kemanusiaan di tengah situasi konflik. Nama tokoh, alur cerita, dan interaksi yang ditampilkan merupakan hasil pengolahan imajinasi, meskipun terinspirasi oleh konteks sejarah yang nyata.
Saya menempatkan konflik yang terjadi bukan sebagai ajang pembenaran ideologi, melainkan sebagai latar untuk mengeksplorasi sisi manusiawi: cinta, ketakutan, kehilangan, dan pilihan-pilihan sulit yang dihadapi individu dalam situasi yang tidak menentu. Dalam hal ini, kisah Darmawan dan Marni menjadi poros utama yang merepresentasikan bagaimana perasaan manusia tetap hidup bahkan ketika dunia di sekitarnya sedang terpecah.
Segala bentuk penyebutan organisasi, peristiwa, maupun tokoh yang berkaitan dengan dinamika politik masa itu dihadirkan sebagai bagian dari kebutuhan cerita, bukan sebagai bentuk dukungan, glorifikasi, ataupun propaganda terhadap ideologi tertentu. Saya sebagai penulis sepenuhnya menghormati nilai-nilai yang berlaku di Indonesia, serta memahami sensitivitas masyarakat terhadap tema-tema yang berkaitan dengan sejarah konflik ideologis.
Jika terdapat kesamaan nama, karakter, atau kejadian dengan fakta sejarah maupun tokoh nyata, hal tersebut semata-mata merupakan bagian dari latar yang digunakan untuk memperkuat realisme cerita, dan bukan representasi langsung atau klaim kebenaran historis. Saya menyadari bahwa setiap pembaca memiliki sudut pandang yang berbeda dalam memahami sejarah, dan karya ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan perspektif tersebut.
Saya berharap novel ini dapat dibaca sebagai sebuah refleksi kemanusiaan, bukan sebagai pernyataan politik. Bahwa di tengah perbedaan, konflik, dan perpecahan, selalu ada ruang untuk memahami, merasakan, dan mengingat bahwa setiap manusia memiliki cerita yang layak untuk didengar.
Fileski Walidha Tanjung
Novel Tanah Terbelah (1948) adalah sebuah karya fiksi yang terinspirasi oleh peristiwa sejarah yang pernah terjadi di Indonesia, khususnya dinamika sosial dan politik di Madiun pada tahun 1948. Saya menyadari bahwa periode tersebut merupakan bagian penting sekaligus sensitif dalam perjalanan bangsa, yang hingga kini masih menyisakan beragam tafsir, ingatan, dan emosi kolektif. Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada mas Septian D Kharisma (Ketua HvM: Komunitas Pelestari Sejarah Madiun Raya) yang telah menulis tesis S2 berjudul "Pemberontakan PKI di Madiun dalam Perspektif Sosiokultural" sehingga menginspirasi saya untuk menulis novel ini.
Melalui novel ini, saya tidak bermaksud untuk menafsirkan ulang sejarah secara akademis, apalagi menyampaikan pembenaran terhadap ideologi atau kelompok tertentu. Novel ini tercipta sebagai wujud rasa cinta pada tanah kelahiran saya, Madiun, dan rasa nasionalisme pada Indonesia. Saya sebagai putra asli Madiun, ingin mengabadikan peristiwa besar di tanah kelahiran dalam wujud karya sastra. Semua peristiwa, tokoh, dan dialog dalam karya ini disusun sebagai bagian dari narasi fiksi, yang berupaya menghadirkan gambaran kemanusiaan di tengah situasi konflik. Nama tokoh, alur cerita, dan interaksi yang ditampilkan merupakan hasil pengolahan imajinasi, meskipun terinspirasi oleh konteks sejarah yang nyata.
Saya menempatkan konflik yang terjadi bukan sebagai ajang pembenaran ideologi, melainkan sebagai latar untuk mengeksplorasi sisi manusiawi: cinta, ketakutan, kehilangan, dan pilihan-pilihan sulit yang dihadapi individu dalam situasi yang tidak menentu. Dalam hal ini, kisah Darmawan dan Marni menjadi poros utama yang merepresentasikan bagaimana perasaan manusia tetap hidup bahkan ketika dunia di sekitarnya sedang terpecah.
Segala bentuk penyebutan organisasi, peristiwa, maupun tokoh yang berkaitan dengan dinamika politik masa itu dihadirkan sebagai bagian dari kebutuhan cerita, bukan sebagai bentuk dukungan, glorifikasi, ataupun propaganda terhadap ideologi tertentu. Saya sebagai penulis sepenuhnya menghormati nilai-nilai yang berlaku di Indonesia, serta memahami sensitivitas masyarakat terhadap tema-tema yang berkaitan dengan sejarah konflik ideologis.
Jika terdapat kesamaan nama, karakter, atau kejadian dengan fakta sejarah maupun tokoh nyata, hal tersebut semata-mata merupakan bagian dari latar yang digunakan untuk memperkuat realisme cerita, dan bukan representasi langsung atau klaim kebenaran historis. Saya menyadari bahwa setiap pembaca memiliki sudut pandang yang berbeda dalam memahami sejarah, dan karya ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan perspektif tersebut.
Saya berharap novel ini dapat dibaca sebagai sebuah refleksi kemanusiaan, bukan sebagai pernyataan politik. Bahwa di tengah perbedaan, konflik, dan perpecahan, selalu ada ruang untuk memahami, merasakan, dan mengingat bahwa setiap manusia memiliki cerita yang layak untuk didengar.
Fileski Walidha Tanjung
Tokoh Utama
Darmawan
Marti
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
2
Dibaca
54
Tentang Penulis
fileski
wa 628888710313
Bergabung sejak 2022-01-31
Telah diikuti oleh 31 pengguna
Sudah memublikasikan 5 karya
Menulis lebih dari 10,259 kata pada novel
Rekomendasi dari Sejarah
Novel
Tanah Terbelah (1948)
fileski
Novel
Derajat Pembalak Kayu
ALDEVOUT
Novel
Langit Merah Batavia
Leyla Imtichanah
Skrip Film
Script Film : Ambang Senja
indra wibawa
Novel
Buya Hamka
Falcon Publishing
Novel
Lubang Pintu
Nisa
Novel
Mozaik Duka
AmertaSandyakala
Novel
Perempuan Ekor Kuda
Sarasuta
Flash
PELUKAN SETENGAH ABAD
Faisal Syahreza
Cerpen
Prambanan & Sejarahnya
indah kirana
Novel
Takdir william dari kehilangan ke pelukan Baru
Budi Muhammad Nurrakhmanto
Skrip Film
Bara (Gadis Pesisir Pantai Utara)
Laksmi Anindya
Novel
Dunia Dari Keping Ingatan
Bentang Pustaka
Skrip Film
Suatu Kehormatan
Adinda Amalia
Flash
Ik ben de Verrader
Ika Karisma
Rekomendasi