Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Bagi Andra, Rania, dan Dika, rumah masa kecil di kampung halaman adalah babak masa lalu yang sudah lama mereka tinggalkan. Terjebak dalam pusaran ambisi, utang bisnis, dan pelarian hidup di ibu kota, ketiganya perlahan tumbuh menjadi orang asing bagi satu sama lain—dan bagi Bapak yang hidup menduda dalam kesunyian.
Namun, sebuah pesan singkat dari Bapak memecah kesibukan mereka: "Bapak mau menjual rumah kita. Silakan pulang minggu ini untuk membereskan barang-barang kalian."
Pulang dengan amarah dan ego masing-masing, ketiga bersaudara ini berniat menentang keputusan tersebut. Mereka mengira Bapak hanya keras kepala, sampai akhirnya rahasia memilukan itu terkuak di antara sudut-sudut rumah yang mulai berdebu. Bapak tidak sedang mencari keuntungan. Beliau sedang berpacu dengan waktu melawan demensia yang perlahan menghapus sisa ingatannya.
Setiap sudut dinding rumah ternyata dipenuhi catatan kecil, dan keputusan menjual rumah adalah cara terakhir Bapak agar tidak menjadi beban sebelum beliau melupakan nama anak-anaknya sendiri.
Kini, di bawah atap yang sama, mereka dihantam penyesalan yang terlambat. Saat waktu Bapak terus terkikis dan ingatan beliau perlahan memudar, ke manakah mereka akan pulang ketika sosok yang mereka sebut "Rumah" tidak lagi mengenali wajah anak-anaknya?
Sebuah kisah menyayat hati tentang waktu yang terbatas, ketulusan yang terabaikan, dan kesadaran bahwa rumah sejati tidak pernah terbuat dari batu bata, melainkan dari ingatan orang-orang yang kita cintai.
Namun, sebuah pesan singkat dari Bapak memecah kesibukan mereka: "Bapak mau menjual rumah kita. Silakan pulang minggu ini untuk membereskan barang-barang kalian."
Pulang dengan amarah dan ego masing-masing, ketiga bersaudara ini berniat menentang keputusan tersebut. Mereka mengira Bapak hanya keras kepala, sampai akhirnya rahasia memilukan itu terkuak di antara sudut-sudut rumah yang mulai berdebu. Bapak tidak sedang mencari keuntungan. Beliau sedang berpacu dengan waktu melawan demensia yang perlahan menghapus sisa ingatannya.
Setiap sudut dinding rumah ternyata dipenuhi catatan kecil, dan keputusan menjual rumah adalah cara terakhir Bapak agar tidak menjadi beban sebelum beliau melupakan nama anak-anaknya sendiri.
Kini, di bawah atap yang sama, mereka dihantam penyesalan yang terlambat. Saat waktu Bapak terus terkikis dan ingatan beliau perlahan memudar, ke manakah mereka akan pulang ketika sosok yang mereka sebut "Rumah" tidak lagi mengenali wajah anak-anaknya?
Sebuah kisah menyayat hati tentang waktu yang terbatas, ketulusan yang terabaikan, dan kesadaran bahwa rumah sejati tidak pernah terbuat dari batu bata, melainkan dari ingatan orang-orang yang kita cintai.
Tokoh Utama
Bramantyo
Andra
Rania
Dika
Karya yang Terhubung
#1
Pesan yang Mengusik Kota
#2
Langkah di Ambang Pintu
#3
Retakan yang Terbuka
#4
Badai di Ruang Tengah
#5
Garis di Kusen Pintu
#6
Memilah Memori
#7
Lembaran Terakhir dan Langkah Pertama
#8
Di Bawah Atap yang Baru
#9
Lembaran Baru yang Retak
#10
Sisa Cahaya di Ujung Ingatan
#11
Riak di Sela-Sela Waktu
#12
Labirin yang Meluas
#13
Retakan di Balik Dinding
#14
Sisa Badai Semalam
#15
Pilihan Pahit
#16
Akar yang Terancam
#17
Surat yang Tertinggal
#18
Pengorbanan yang Berbuah
#19
Ritme yang Selaras
#20
Restorasi Rumah Kampung
#21
Melepas Jangkar
#22
Warisan Kertas Kuning
#23
Simfoni Tiga Kota
#24
Simfoni yang Abadi
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Rating
5
1
0
0
0
0
Total 1
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Novel ini sudah tamat dengan total 24 bab teman-teman, silakan dibaca sepuasnya dan jangan lupa tinggalkan komentar ya teman-teman 🤗
Disukai
52
Dibaca
1.8k
Tentang Penulis
Sutan Azis
Silakan dibaca koleksi karya saya sepuasnya, jika kalian suka mohon dibantu like, comment, dan share ya teman-teman 😊
Bergabung sejak 2020-01-01
Telah diikuti oleh 158 pengguna
Sudah memublikasikan 13 karya
Menulis lebih dari 119,881 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Senja bersayap Elang
senja
Novel
Apoge
Kinalsa
Novel
Sisa Waktu di Rumah Kita
Sutan Azis
Flash
Brownies (O)Rasa Bayar
Sena N. A.
Flash
Menjangkau Pulau Seribu Bersamamu
Silvarani
Cerpen
Gara-gara Uang
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Nuraini
Refy
Novel
Erstwhile
Relia Rahmadhanti
Novel
Integritas Penyelenggara Pemilu
Yovinus
Novel
H S R
Hitam dan Biru
Novel
AMINKAN IKHLASKU
Soetono ( akang )
Novel
Empat Cangkir
Ati Raah
Novel
merpati pengantar surat
Helmy thaher
Flash
Menahan
Jaydee
Flash
Katak dan Lembu
Ahmad Muhaimin
Rekomendasi