Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Jia mengalami teror dikejar-kejar sepotong tangan kanan dalam mimpi-mimpinya. Hardian, sang ayah, pun mengalami kejadian menakutkan serupa.
Jia berusaha memecahkan misteri di balik kejadian mengerikan yang terus berulang itu. Begitu pula Hardian, dia ingin mengakhiri teror hantu tangan yang mengganggu ketenangan hidupnya.
Berhasilkah Jia dan Hardian mengakhiri mimpi buruk yang terus datang? Mengapa Jia dan Hardian menjadi korban teror? Mampukah keduanya menguak misteri siapa pemilik sepotong tangan kanan itu?
Jia berusaha memecahkan misteri di balik kejadian mengerikan yang terus berulang itu. Begitu pula Hardian, dia ingin mengakhiri teror hantu tangan yang mengganggu ketenangan hidupnya.
Berhasilkah Jia dan Hardian mengakhiri mimpi buruk yang terus datang? Mengapa Jia dan Hardian menjadi korban teror? Mampukah keduanya menguak misteri siapa pemilik sepotong tangan kanan itu?
Tokoh Utama
Jia
Hardian
Melati
Tono
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
1
Dibaca
357
Tentang Penulis
Neza
Pencerita yang suka jalan-jalan.
Bergabung sejak 2021-09-12
Telah diikuti oleh 62 pengguna
Sudah memublikasikan 3 karya
Menulis lebih dari 112,007 kata pada novel
Rekomendasi dari Sejarah
Novel
Sepotong Tangan Kanan
Neza
Novel
SANDWICH
Richi Rizkya
Novel
S-Class Guide Ingin Menjadi Tukang Roti
Noctis Reverie
Cerpen
Abah Anom
Rafi Asamar Ahmad
Cerpen
Suatu Sore di Karimata
dewi sartika
Flash
TERUNTUK TEMAN MASA LALU
Safinatun naja
Novel
Cerita Juli Tentang Mei di Bulan Mei
Lia Heliana
Novel
Jejak Sang Petarung : Cinta, Janji dan Kehidupan
yooajh
Novel
Prahara Diakhir Tahta
Fitri Yeni Musollini
Novel
Asmaraloka
Asyiq syafiatul maula
Novel
Cinta Indonesia Setengah
Bentang Pustaka
Novel
Jack Ma
Noura Publishing
Skrip Film
Suatu Kehormatan
Adinda Amalia
Novel
Mozaik Duka
AmertaSandyakala
Novel
Alibaba`s World
Noura Publishing
Rekomendasi