Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
Soebagyo, 72 tahun, mengidap Alzheimer. Setiap malam ia merekam suara-suara di rumah — hujan, masakan, tawa — karena tidak tahu cara lain menjaga hal-hal yang ia cintai.
Ketika kondisinya memburuk, tiga anaknya terpaksa pulang. Rara yang sudah tiga tahun menanggung seorang diri. Hendra yang jauh dan sibuk dengan hidup yang tidak pernah benar-benar ia pilih. Nisa yang pergi mencari dirinya sendiri tapi tidak pernah benar-benar menemukan.
Di rumah masa kecil yang catnya sudah kusam, mereka menemukan seribu lebih rekaman suara, surat yang tidak pernah terkirim, dan gambar-gambar yang diam-diam disimpan di laci selama bertahun-tahun.
Bapak lupa nama mereka. Tapi ia tidak pernah berhenti mencintai mereka — dengan cara yang tidak pernah ia ajarkan dan tidak pernah mereka mengerti, sampai sekarang.
Selagi Masih Ingat adalah cerita tentang rumah, tentang jarak, dan tentang cinta yang tidak selalu tahu cara mengucapkan namanya sendiri.
Ketika kondisinya memburuk, tiga anaknya terpaksa pulang. Rara yang sudah tiga tahun menanggung seorang diri. Hendra yang jauh dan sibuk dengan hidup yang tidak pernah benar-benar ia pilih. Nisa yang pergi mencari dirinya sendiri tapi tidak pernah benar-benar menemukan.
Di rumah masa kecil yang catnya sudah kusam, mereka menemukan seribu lebih rekaman suara, surat yang tidak pernah terkirim, dan gambar-gambar yang diam-diam disimpan di laci selama bertahun-tahun.
Bapak lupa nama mereka. Tapi ia tidak pernah berhenti mencintai mereka — dengan cara yang tidak pernah ia ajarkan dan tidak pernah mereka mengerti, sampai sekarang.
Selagi Masih Ingat adalah cerita tentang rumah, tentang jarak, dan tentang cinta yang tidak selalu tahu cara mengucapkan namanya sendiri.
Tokoh Utama
Soebagyo
Rara
Hendra
Nisa
#1
Telepon Tengah Malam
#2
Jarak
#3
Rumah yang Sama, Orang yang Berbeda
#4
Diagnosis
#5
Rekaman Pertama
#6
Giliran
#7
Kamu Capek Ya, Hen
#8
Luka Rara
#9
Gambarmu Bagus
#10
Suara yang Disimpan
#11
Nungguin Anak-Anak Pulang Sekolah
#12
Keputusan yang Tidak Ada Jawabannya
#13
Selagi Masih Ingat
#14
Rumah
#15
Pagi yang ini
#16
Epilog: Setahun Kemudian
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
38
Tentang Penulis
Caiden Roux
-
Bergabung sejak 2026-05-01
Telah diikuti oleh 7 pengguna
Sudah memublikasikan 1 karya
Menulis lebih dari 39,443 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Aku Ingin Menjadi Aneh
rye
Novel
Okaeri
Naila Hafizha
Novel
Selagi Masih Ingat
Caiden Roux
Novel
Alohanani From Paradise
Faatihah Qurrotul Aini
Novel
KACA MATA HITAM
salsafmilenia
Novel
Dan Si Tragedi Itu Bercerita
Nayla F.M.
Skrip Film
BUS MALAM, COVID-19 DAN KAMU (Script)
Siti Sarah Madani
Flash
JENDELA KAMAR SEBERANG
Putri Akira
Skrip Film
Adopt
Ricko Maulana
Skrip Film
Semesta dalam Elegi Biru
Hasna Khairunisa
Flash
Perahu Tanpa Dayung
Herman Siem
Flash
ToxiC
Art Fadilah
Flash
Kembang Api
BANYUBIRU
Novel
JOMBLO HALU
SITI NUR AISYAH
Flash
Laras
Hans Wysiwyg
Rekomendasi