Sedang Berlangsung
842 Disukai
11.5k Dibaca

Satria Galuh

Penulis : Prayogo Anggoro
Favorit
QR Code
Bagikan
Blurb
Dahulu kala, semua mahluk ciptaan Tuhan hidup damai di suatu negeri dalam tatanan Swargaloka hingga seorang manusia yang mendapatkan keberkahan menyombongkan diri dan mengaku sebagai Tuhan untuk menundukkan semua mahluk dengan membebaskan para iblis dari neraka. Akibat hal itu, ibu Pertiwi sebagai ibu dari semua mahluk ditugaskan untuk menciptakan dunia di antara ruang dan waktu agar manusia belajar dari kesalahan yang telah diperbuat oleh kaumnya.

Di suatu masa, lahir seorang anak manusia yang berusaha mewujudkan harapan ibu Pertiwi ketika kisah-kisah lama telah dilupakan kebenarannya dan dianggap hanya dongeng belaka. Dari tahan Aceh di ujung daratan Andalas pemuda itu mengembara untuk menemukan negeri Galuh yang telah dijanjikan dalam kitab pusaka. Dia tumbuh sebagai seorang jewel dengan kekuatan sastra yang mampu mengendalikan roh astral penghuni Swargaloka yang disegel iblis dalam batu akik, mustika Siliwangi.

Namun, raja iblis tidak membiarkan anak itu mewujudkan harapannya dengan mudah. Sang pembawa angkara murka telah menyiapkan pasukan terbaiknya untuk mengubah haluan masa depan demi menjadi penguasa mutlak di dunia dengan fitnah dan tipu dayanya. Pemuda yang kelak mampu menyaingi keberkahannya telah diramalkan sebagai Satria Galuh.


S1. Cp 01 - Cp 50.
Sandanu bersama Mutia mengembara di negeri Tirta (daratan Andalas) dari tanah Aceh melewati tanah Minangkabau di mana dia mendapatkan sahabat baru mahluk astral yang bebas dari batu akiknya. Lalu mereka membuat masalah di tanah Lampung karena seorang pencuri bernama Galigo hingga mendapat hukuman untuk mengantar putri Way Gambas ke festival pesta pantai. Dalam perjalanan menuju festival tersebut, mereka berempat mendapatkan masalah di tanah Musi hingga bertemu Isogi dan Boe. Selanjutnya, perjalanan mereka pun tersesat di tanah Kubu sebelum akhirnya sampai di tanah Melayu. Di tengah kemeriahan pesta pantai, tiga anggota Arakar datang menghancurkan istana Dhamna untuk mendapatkan mahkota elemen air dari tahta ratu Kandis. Dibantu oleh sosok pahlawan yang hilang yaitu Han Tuah, Sandanu dan teman-temannya menghadapi Arakar untuk melindungi ratu Kandis.
S2. Cp 50 - Cp 100
Setelah insiden pesta pantai, Isogi dan Boe yang ternyata dari Organisasi Perdamaian Dunia mendapatkan tugas menuju negeri Dhara di daratan Borneo untuk menyampaikan pesan hingga Sandanu bersama Mutia dan Galigo ikut serta bersamanya menyeberangi samudera Natuna. Sesampainya di perairan tanah Banjar mereka disambut di istana Nan Serunai namun masalah datang ketika sekelompok orang menculik Boe dan membangkitkan iblis Samali'ing yang menghancurkan tanah Banjar. Demi menyelamatkan Boe, Sandanu dan yang lainnya pergi ke tengah pergolakan ritual mangkuk merah di tanah Dayak. Setelah Boe berhasil diselamatkan, rombongan Sandanu menuju negeri Dirga bersama para pedagang Celebes. Mereka pun singgah di tanah Makassar dan Galigo bertemu kembali dengan masa lalunya. Meskipun demikian perjalanan berlanjut menuju istana Luwuk dan saat di tanah Toraja, mereka mendapatkan informasi bahwa Arakar bergerak untuk merebut mahkota raja Manurung. Mereka pun segera menuju tanah Bugis untuk melindungi mahkota elemen udara.
S3. Cp 101 - Cp 150
Petualangan Sandanu dan teman-temannya sampai di negeri Cakra sebuah negeri Persemakmuran yang didirikan oleh OPD di kepulauan Moluscus yang akan dilanjutkan kembali menuju negeri Karra di daratan Labadios untuk melindungi mahkota elemen cahaya dari Arakar.
Tokoh Utama
Rakeyan Sandanu
Cut Mutia
Andi Galigo
Isogi Korewa
Boe Lare