Novel
Bronze
Genre → Fantasi
Reina's Love Letter
Oleh romaneskha
Mulai membaca
Beli Sekarang
Digital Rp27.000
Telah selesai
Premium
Blurb
Alex mendapatkan surat cinta misterius dari seorang yang mengaku muridnya. Akankah Alex mempertimbangkan persaan Reina, setelah ia tahu gadis itulah yang diam-diam mengirim surat cinta setiap minggu kepadanya?
Tokoh Utama
Reina
Alex
#1
Chapter 1: Tentang Dia
#2
Chapter 2: Meteor dan Gempa Bumi
#3
Chapter 3: You Are The Best and I Love You
#4
Chapter 4: For Princess Pink Letter
#5
Chapter 5: Kecuali Aku
#6
Chapter 6: Lebih Baik Melupakan Dirinya
#7
Chapter 7: Kata Maaf yang Tidak Berarti
#8
Chapter 8: Pesawat Kertas
#9
Chapter 9: Insiden Masa Lalu
#10
Chapter 10: Yakinlah! Aku Ingin Kau Segera Menjadi Kenangan
#11
Chapter 11: Apakah Benar Aku Terlalu Kejam?
#12
Chapter 12: Dia Bilang Aku Egois
#13
Chapter 13: Antara Aku dan Dia
#14
Chapter 14: Cewek Introvert VS Cowok Karismatik
#15
Chapter 15: Tumpahan Kopi dan Masalah Lainnya
#16
Chapter 16: Sadis
#17
Chapter 17: Histeris
#18
Chapter 18: Sebuah Alasan
#19
Chapter 19: Guruku yang Baik
#20
Chapter 20: Apa Kamu Bisa Melupakannya?
#21
Chapter 21: Perasaan Ini Tidak Seharusnya Untukmu
#22
Chapter 22: Kata Maaf yang Tiada Akhir
#23
Chapter 23: Surat Terakhir
#24
Chapter 24: Surat Cinta yang Dirangkai Kembali
#25
Chapter 25: Rencana Menyenangkan
#26
Chapter 26: Si Ratu Bengek
#27
Chapter 27: Harga Perjuangan
#28
Chapter 28: Open Relationship
#29
Chapter 29: Gelar Sarjana
#30
Chapter 30: Senior Sadis Di Generasinya
#31
Chapter 31: Cewek Psycho
#32
Chapter 32: Tolong Maafkan Saja Aku
#33
Chapter 33: Siluet Intim
#34
Chapter 34: Menikahlah Denganku
#35
Chapter 35: Aku Akan Tanggung Jawab
#36
Chapter 36: Alasan yang Cukup
#37
Chapter 37: Belum Cukup Dewasa
#38
Chapter 38: Selembar Foto
#39
Chapter 39: Otak Kriminal
#40
Chapter 40: Terlalu Sombong
#41
Chapter 41 : Yang Kupikirkan Tentangnya
#42
Chapter 42: Hujan Pertama Di Bulan Oktober Part 1
#43
Chapter 43: Hujan Pertama Di Bulan OktoberPart 2
#44
Chapter 44: Hujan Pertama di Bulan Oktober Part 3
#45
Chapter 45: Baper
#46
Chapter 46: Sebuah Alasan
#47
Chapter 47: Rasa Percaya Diri yang Tidak Kupunya
#48
Chapter 48: Thank You For Loving Me
#49
Chapter 49: Niat Buruk
#50
Chapter 50: Benarkah Kau Percaya Kepadaku?
#51
Chapter 51: Cinta yang Harus Diperjuangkan
#52
Chapter 52: Perempuan Penggoda dari Granada
#53
Chapter 53: Penghianat di Antara Kita
#54
Chapter 54: Lantai Penjara yang Dingin
#55
Chapter 55: Sudah Tidak Tertolong
#56
Chapter 56: Penyusup Ilegal
#57
Chapter 57: Belum Ingin Menyerah
#58
Chapter 58: Bukan Pilihan
#59
Chapter 59: Uap Dingin
#60
Chapter 60: Saat Paling Bodoh
#61
Chapter 61: Kelinci Kecil
#62
Chapter 62: Serangan Cinta Bertubi-tubi
#63
Chapter 63: Teman Tapi Mesra
#64
Chapter 64: Hasil Buruan
#65
Chapter 65: Takdir Hidup
#66
Chapter 66: Jodoh
#67
Chapter 67: Ramuan Misterius
#68
Chapter 68: Waktu Akan Membuktikan
#69
Chapter 69: Hari yang Sia-sia
#70
Chapter 70: Bukan Cinta Pertama
#71
Chapter 71: Mengenali Dirimu
#72
Chapter 72: Rasa yang Mengerikan
#73
Chapter 73: Hati yang Bersumpah
#74
Chapter 74: Tidak Terima Rugi
#75
Chapter 75: Kompensasi
#76
Chapter 76: Obsesi
#77
Chapter 77: Karena Aku Sayang
#78
Chapter 78: Cahaya Pertolongan
#79
Chapter 79: Hari Terbaik
#80
Chapter 80: Uji Kesabaran
#81
Chapter 81: Antara Aku dan Dia
#82
Chapter 82: Yang Kau Pikir Tentangku
#83
Chapter 83: Pengacara Gila dan Cewek Kaya yang Teraniaya
#84
Chapter 84: Pesut Mahakam
#85
Chapter 85: Jatuh Cinta Kesekian Kali
#86
Chapter 86: Malam Melelahkan
#87
Chapter 87: Serangan Kedua
#88
Chapter 88: Pengganggu
#89
Chapter 89: Gedung Empat Lantai
#90
Chapter 90: Pernah Tinggal
#91
Chapter 91: Hanya Kamu
#92
Chapter 92: Istri yang Lain
#93
Chapter 93: Mencoba Mengerti
#94
Chapter 94: Antisipasi
#95
Chapter 95: Tidak Ingin Kehilangan
#96
Chapter 96: Doa dalam Hujan
#97
Chapter 97: Terima Kasih untuk Baik-baik Saja
#98
Chapter 98: Status
#99
Chapter 99: Dia Bilang Ini Neraka
#100
Chapter 100: Aroma Kopi yang Pekat
#101
Chapter 101: Perkenalan Tidak Biasa
#102
Chapter 102: Tolong Aku
#103
Chapter 103: Pertaruhan
#104
Chapter 104: Nyonya Coach
#105
Chapter 105: Karena Aku
#106
Chapter 106: Sejarah Panjang
#107
Chapter 107: Dia Bilang Aku Tidak Sopan
#108
Chapter 108: Reflika
#109
Chapter 109: Tempat yang Jauh
#110
Chapter 110: Cukup Kamu
#111
Chapter 111: Surat Cinta yang Dirindukan
#112
Chapter 112: Dosen Killer
#113
Chapter 113: Lawan Debat
#114
Chapter 114: Atmosfer Berbeda
#115
Chapter 115: Bukan Hal Salah
#116
Chapter 116: Apa Kau Masih Mencintainya?
#117
Chapter 117: Di Antara Kamu dan Dia
#118
Chapter 118: Kesungguhan Hati
#119
Chapter 119: Keinginan Hati
#120
Chapter 120: Possesive
#121
Chapter 121: Inspeksi Dadakan
#122
Chapter 122: Menghindari Masalah
#123
Chapter 123: Jadi Penurut
#124
Chapter 124: Perasaan yang Tak Terdefinisi
#125
Chapter 125: Patut Dibenci
#126
Chapter 126: Makhluk Rakus
#127
Chapter 127: Dua Cinta
#128
Chapter 128: Alasan Spesial
#129
Chapter 129: Tampak Asing
#130
Chapter 130: Perasaan Takut
#131
Chapter 131: Fakta Lain
#132
Chapter 132: Hadiah Untukku
#133
Chapter 133: Pembalasan Dendam
#134
Chapter 134: Nikahkan Kami Sekarang
#135
Chapter 135: Benalu pada Inangnya
#136
Chapter 136: Koin
#137
Chapter 137: Pernikahan Tidak Disengaja
#138
Chapter 138: Badak Bercula Satu
#139
Chapter 139: Andai Dia Tahu
#140
Chapter 140: Meunggu Kabar
#141
Chapter 141: Hati yang Tidak Ingin Berpaling
#142
Chapter 142: Hukuman Untukku
#143
Chapter 143: Tidak Berguna
#144
Chapter 144: Denting Tengah Malam
#145
Chapter 145: Jalan Terjal
#146
Chapter 146: Bikin Halu
#147
Chapter 147: Fakta Mengerikan
#148
Chapter 148: Permintaan Maaf yang Terlalu Banyak
#149
Chapter 149: Kesan yang Ditinggalkan
#150
Chapter 150: Hari-hari Tanpa Penyesalan
#151
Chapter 151: Pengantin Pertama
#152
Chapter 152: Jangan Pergi
#153
Chapter 153: Bintang Paling Terang
#154
Chapter 154: Mati Bersamamu
#155
Chapter 155: Selamanya Menyayangiku
#156
Chapter 156: Orang Baru
#157
Chapter 157: Empat Tahun Lalu
#158
Chapter 158: Balas Budi
#159
Chapter 159: Rasa Sakit yang Terabaikan
#160
Chapter 160: Tentang Bagaimana Diriku?
#161
Chapter 161: Hidup Penuh Warna
#162
Chapter 162: Ada Apa dengan Hari Ini?
#163
Chapter 163: Percuma
#164
Chapter 164: Ruang Rindu
#165
Chapter 165: Yang Sulit Diatasi
#166
Chapter 166: Tak Seharusnya Gentar
#167
Chapter 167: Rasa Sakit yang Sulit Diatasi
#168
Chapter 168: Tolong Aku!
#169
Chapter 169: Hukuman
#170
Chapter 170: Bekas Luka
#171
Chapter 171: Penjarakan Saja
#172
Chapter 172: Tentang Siapa Sebenarnya Dia
#173
Chapter 173: Jahat
#174
Chapter 174: Anak Anjing yang Pernah Ditinggalkan
#175
Chapter 175: Hati yang Tidak Pernah Berkhianat
#176
Chapter 176: Terlalu Sulit
#177
Chapter 177: Kekasih Hati
#178
Chapter 178: Benarkah akan Mengikhlaskan?
#179
Chapter 179: Masa Lalu yang Dilupakan
#180
Chapter 180: Dia Bilang Dia Menginginkanku
#181
Chapter 181: Untuk yang Terakhir Kalinya
#182
Chapter 182: Apa di Matamu Aku Begitu Buruk?
#183
Chapter 183: Rasa Takut untuk Percaya
#184
Chapter 184: Yang Tidak Mungkin Dilupakan
#185
Chapter 185: Ruang Hampa
#186
Chapter 186: Kesedihan yang Nyata
#187
Chapter 187: Cinta Yang Lebih Besar (END)
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Belum ada Ulasan
Disukai
2
Dibaca
9k
Tentang Penulis
romaneskha
penulis
Bergabung sejak 2021-12-10
Telah diikuti oleh 66 pengguna
Sudah memublikasikan 3 karya
Menulis lebih dari 346,086 kata
Rekomendasi dari Fantasi
Rekomendasi