Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
Bagi Nara, rumah seharusnya menjadi tempat pulang, bukan tempat yang tiba-tiba terasa asing.
Rumah yang awalnya dibangun dengan penuh cinta dan kehangatan harus runtuh karena ketidakjujuran.
Sejak saat itu, di balik dinding rumah yang tampak hangat dari luar, ia tumbuh bersama pertengkaran, luka-luka kecil yang tak terlihat, dan kalimat-kalimat yang perlahan meruntuhkan dirinya.
Mama dan papanya masih tinggal serumah, tetapi cinta di antara mereka mendadak mati, saat semua rahasia mulai muncul.
Nara . . . hanya menjadi saksi yang dipaksa dewasa terlalu cepat. Sementara Keenan-adiknya, mulai mencari pelarian pada tempat yang tak seharusnya.
Ketika semuanya terasa semakin sesak, Nara bertemu seseorang yang membuatnya percaya bahwa mungkin dunia tidak sepenuhnya dingin.
Namun, semakin ia mencoba mencari kenyamanan di luar sana, semakin ia sadar bahwa beberapa luka keluarga tidak pernah benar-benar selesai dengan menghindarinya, Nara diam-diam menjadi penjaga bagi orang tua dan adiknya.
Kita pernah menyebutnya rumah, yang kini terasa asing, karena tidak semua rumah benar-benar menjadi tempat pulang.
Rumah yang awalnya dibangun dengan penuh cinta dan kehangatan harus runtuh karena ketidakjujuran.
Sejak saat itu, di balik dinding rumah yang tampak hangat dari luar, ia tumbuh bersama pertengkaran, luka-luka kecil yang tak terlihat, dan kalimat-kalimat yang perlahan meruntuhkan dirinya.
Mama dan papanya masih tinggal serumah, tetapi cinta di antara mereka mendadak mati, saat semua rahasia mulai muncul.
Nara . . . hanya menjadi saksi yang dipaksa dewasa terlalu cepat. Sementara Keenan-adiknya, mulai mencari pelarian pada tempat yang tak seharusnya.
Ketika semuanya terasa semakin sesak, Nara bertemu seseorang yang membuatnya percaya bahwa mungkin dunia tidak sepenuhnya dingin.
Namun, semakin ia mencoba mencari kenyamanan di luar sana, semakin ia sadar bahwa beberapa luka keluarga tidak pernah benar-benar selesai dengan menghindarinya, Nara diam-diam menjadi penjaga bagi orang tua dan adiknya.
Kita pernah menyebutnya rumah, yang kini terasa asing, karena tidak semua rumah benar-benar menjadi tempat pulang.
Tokoh Utama
Nara
Keenan
Dina
Arman
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
1
Dibaca
130
Tentang Penulis
Tini Ubadipura
writing is healing, begitulah kira-kira-menulis sepenting itu buat saya, karena me time nya saya ya menulis, sendirian di kamar sambil dengerin musik, asal jangan musik dangdut aja karena nanti malah goyang bukannya nulis😊
Bergabung sejak 2022-10-24
Telah diikuti oleh 103 pengguna
Sudah memublikasikan 4 karya
Menulis lebih dari 16,435 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Someday
Ratih Abeey
Novel
Senja Tanpa Jingga
tommy
Novel
MOHM PATH : gadis kecil yang tidak bisa menangis
DENI WIJAYA
Novel
TERIMA KOST PUTRA
Eko S. Ayata
Novel
Mellow Yellow Drama
Bentang Pustaka
Novel
Daun-Daun yang Merayu Angin (Antologi Novelette)
Imajinasiku
Novel
Kita Pernah Menyebutnya Rumah
Tini Ubadipura
Cerpen
02 Balasan Penuh
Bima Kagumi
Cerpen
Bayang-Bayang Kesempurnaan
Sayidina Ali
Novel
Tentang Kita Hari Ini
Laberta Nauli
Novel
Simulakrum
Dinda Ratri
Novel
Guruku Yang Hilang Dalam Pandemi
ajitio puspo utomo
Novel
Tren Nikah
Putri Anggraeni
Komik
The Old Man
KeLie
Skrip Film
The Tale of Piano: Neige de Printemps
Nice McQueen
Rekomendasi