Daftar isi
#1
Awal Retakan
#2
Retakan Yang Terlihat
#3
Panggilan Tengah Malam
#4
Wangi Parfum Asing
#5
Pesan yang Terhapus
#6
Bayangan di Restoran
#7
Tatapan yang Tak Sama Lagi
#8
Mobil Hitam di Ujung Jalan
#9
Jejak di Hotel Bintang Lima
#10
Pertemuan dengan Sang Informan
#11
Nama yang Dihapus dari Ingatan
#12
Uang Tunai dalam Laci Rahasia
#13
Tato diu Pergelangan Tangan
#14
Pesan Singkat Yang Mengancam
#15
Jejak Darah di Jaket Nadia
#16
Penembakan di Jalan Yang Sepi
#17
Kehidupan Ganda Nadia
#18
Adrian Nekad Menemui Rafael
#19
Dunia Gelap yang Menggoda
#20
Foto di Ruang Rahasia
#21
Kesepakatan yang Mematikan
#22
Mata-mata di Dekat Kita
#23
Pesta di Kapal Mewah
#24
Ciuman di Balkon Hotel
#25
Penyiksaan di Gudang Tua
#26
Rahasia Masa Lalu Nadia
#27
Kebohongan Yang Menyelamatkan Nyawa
#28
Uang, Sex, dan Senjata
#29
Adrian Jadi Buronan Polisi dan Mafia
#30
Penghianatan Terbesar
#31
Pelarian Tengah Malam
#32
Bertemu Mantan Anggota Mafia
#33
Kartu Memori Berdarah
#34
Ancaman Terhadap Keluarga
#35
Diburu di Jalanan Kota
#36
Persembunyian yang Terbongkar
#37
Rencana Balas Dendam
#38
Penyusupam ke Markas Mafia
#39
Kebenaran yang Membakar Hati
#40
Perang di Pelabuhan Gelap
#41
Pengorbanan Yang Tak Terduga
#42
Penghianatan Balik
#43
Darah di Gaun Pengantin
#44
Tawaran Kebebasan
#45
Antara Cinta dan Kehancuran
#46
Harga Sebuah Pengampunan
#47
Penyanderaan Terakhir Siska
#48
Peluru di Tengah Air Mata
#49
Akhir Sang Bos
#50
Kepergian Tanpa Kata, Luka Tak Bisa Sembuh
#51
Epilog: Luka yang Membawa Hikmah
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#24
Ciuman di Balkon Hotel
Bagikan Chapter
Chapter ini masih diperiksa oleh kurator
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Ciuman di Balkon HotelMalam itu langit kota berhiaskan bintang-bintang yang redup tertutup awan mendung tipis Suara gemuruh lalu lintas dan bisikan angin malam menyatu dalam simfoni kota yang tak pernah tidur Namun bagi Adrian Prasetya dunia seperti berhenti berputarJantungnya berdegup begitu kencang dadanya terasa sesak seolah-olah ada yang menindihnya dari atas Tangan yang ia genggam kaku membekap perasaan yang berkecamuk liarantara marah kecewa dan terlukaSosok di depan matanya
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp2.000
atau 2 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp75.000
atau 75 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 23
Pesta di Kapal Mewah
Chapter Selanjutnya
Chapter 25
Penyiksaan di Gudang Tua
Sedang Dibicarakan
Novel
Gerimis Daun-Daun
Rafael Yanuar
Novel
Gold
Kambing dan Hujan
Bentang Pustaka
Flash
Bronze
Persidangan Khayangan Jaka Tarub
Silvarani
Novel
Friendsweet
Bukan Aprilia
Cerpen
Bronze
MANDUL
Iman Siputra
Novel
Kamu
MS Wijaya
Novel
Bronze
I'm First
Karin Vayra
Flash
Bronze
MIMPI
Rara Kurnia
Novel
Senyum Windy
Ramayoga
Flash
Bronze
Apakah Cinta itu Berpola?
Nuel Lubis
Novel
Singgah
Tia Mariadi
Cerpen
Bronze
Pendar
Shinta Larasati Hardjono
Flash
Masih Pantaskah Kau Kupertahankan
Yutanis
Novel
Bronze
Jingga Ambang
Gia Oro
Novel
Malaikat Jatuh
Jesselyn Abdisaputera
Novel
Gold
Suara Misterius
Mizan Publishing
Novel
e-Partner
Anindya Oli
Cerpen
Rehat Sejenak
Rafael Yanuar
Flash
Text Message
Fann Ardian
Cerpen
ARKA DAN MALAM PENUH AKSI
Penulis N