Novel
Genre → Drama
Cahaya yang Tertunda
Mulai membaca
Berlangsung
Gratis untuk dibaca
Blurb
Hidup Ayla Larasati tak pernah mudah.
Setelah lulus SMK, ia tak kunjung mendapat pekerjaan, sementara kedua orang tuanya sudah tua dan terlilit utang. Saat peluang beasiswa KIP datang, Ayla merasa punya harapan. Namun harapan itu seketika hancur, tubuhnya melemah, dan ia divonis menderita TB paru stadium lanjut.

Setelah beberapa bulan berobat, kabar buruk lain menyusul: ia gagal kuliah karena kuota kampus telah penuh.

"Udah mah nganggur, penyakitan pula."
Ejekan tetangga itu terasa seperti tamparan bagi Ayla.

Namun Ayla tak mau menyerah. Dengan sisa tenaga dan pinjaman dari sang kakak, ia mulai berjualan pulsa dan jajanan kecil bersama ibunya. Sedikit demi sedikit, ia mulai bangkit.

Di tengah ujian hidupnya, ada satu sosok yang diam-diam selalu ia ingat. Revan, kakak kelas 3 SMK yang pertama kali ia lihat saat masih SMP kelas 3. Sejak menjadi paskibra 17 Agustus dan Ayla bertugas sebagai PMR SMP, wajah teduh Revan selalu terbayang dan memberi semangat. Meski cintanya hanya bertepuk sebelah tangan.

"Cahaya yang Tertunda" adalah kisah tentang seorang gadis yang memilih untuk terus melangkah, meski hidup berulang kali menghentak.
Akankah Ayla akhirnya menemukan cahayanya?
Tokoh Utama
Ayla Larasati
#1
Chapter 1- Kabut pagi dan Suara ejekan
#2
Chapter 2 - Siang panas dan Rupiah pertama
#3
Chapter 3 - Senja dan Napas yang berat
#4
Chapter 4 - Pagi yang menyesakkan
#5
Chapter 5 - Diantara panas dan sesak
#6
Chapter 6- Sesak yang tak pernah pergi
#7
Chapter 7- Pagi yang membeku
#8
Chapter 8- Ketakutan yang Menyelinap
#9
Chapter 9 - Penghasilan online kedua
#10
Chapter 10 - Padi yang tak pernah jadi nasi
#11
Chapter 11 - Hari pertama susu kedelai Ayla
#12
Chapter 12 Yang kuat Tampa suara
#13
Chapter 13 - Tenang tak selalu Kuat
#14
Chapter 14 - Yang tak pernah Di rencanakan
#15
Chapter 15 - Satu hari yang menentukan
#16
Chapter 16 - Sakit yang menyusup Diam- diam
#17
Chapter 17 - Antara harapan dan Telepon misterius
#18
Chapter 18 - Guncangan di pagi hari
#19
Chapter 19 - Siang yang Mengusik Takdir
#20
Chapter 20 - Air mata yang tak Terlihat
#21
Chapter 21- Antara Menantu dan Mertua
#22
Chapter 22- Surat pindah dan Tanggung jawab
#23
Chapter 23 - Lima ratus ribu dan Sebuah kabar
#24
Chapter 24 - Janji ayla untuk ibu
#25
Chapter 25 - Tangis di Ujung Telpon
#26
Chapter 26 - Demi menjenguk Ka Riyan
#27
Chapter 27 - Kabar dari Jakarta
#28
Chapter 28- Perjalanan tergesa menuju Jakarta
#29
Chapter 29 - Malam yang penuh cemas
#30
Chapter 30 - Doa diantara Harap dan Cemas
#31
Chapter 31 - Kabar baik di Tengah penantian
#32
Chapter 32 - Kritis di ICU
#33
Chapter 33 - Belum waktunya pergi
#34
Chapter 34 - Lega yang Tertunda
#35
Chapter 35 - Saat keluarga di Uji
#36
Chapter 36 - Harapan di Tengah Lelah
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Belum ada Ulasan
Disukai
11
Dibaca
2.3k
Tentang Penulis
Ririn Nuraeni
-
Bergabung sejak 2025-01-05
Telah diikuti oleh 35 pengguna
Sudah memublikasikan 1 karya
Menulis lebih dari 169,835 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Rekomendasi