Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
"Apa yang ngebuat lu yakin Arya bakal berubah setelah nikah nanti?" tanya Audi saat kembali ketempat dimana sebelumnya ia duduk.
"Kata orang-orang," jawab Dinda singkat.
"Dan lu percaya?" tanya Audi lagi. Dinda mengangguk mengiyakan. "Din! nggak ada orang yang seratus persen bisa berubah, mau itu sebelum ataupun sesudah nikah. Kalo lu berharap dia bakal berubah sesuai dengan apa yang lu mau, ya jangan heran kalo mantinya dia berharap hal yang sama. Dan ketika harapan lu berdua nggak bisa tercapai, selesai udah. Nggak ada yang bisa diharepin lagi. Pertengkaran setiap harinya nggak bisa dihindarin. Karena kalian akan saling menyalahkam dan mencari pembenaran atas diri sendiri."
******
Bram terdiam sejenak, memutar kembali semua memori yang sudah mereka alami selama 3 bulan ke belakang. ‘Awalnya aku merasa aku berada di pilihan A, tapi seiring berjalannya waktu aku rasa aku hanya pilihan C buat kamu sa.."
‘Kenapa?" tanya Sasa singkat.
‘Aku cemburu. . . " jawab Bram singkat pula. Keduanya terdiam untuk beberapa saat. Sasa melepas genggamannya, membenarkan posisi pashmina yang mulai turun terkena angin.
‘Aku cemburu kamu lebih sering menghabiskan waktu sama Dio, sahabat kamu itu. Kamu nggak bisa ya jaga perasaan aku sebagai cowo kamu? kamu nggak tau kan perasaan aku setiap kamu pergi sama Dio? Pegel sa! harus nge-tap instastory kamu yang sampai titik-titik hanya untuk memastikan kamu baik-baik saja.."
"Kata orang-orang," jawab Dinda singkat.
"Dan lu percaya?" tanya Audi lagi. Dinda mengangguk mengiyakan. "Din! nggak ada orang yang seratus persen bisa berubah, mau itu sebelum ataupun sesudah nikah. Kalo lu berharap dia bakal berubah sesuai dengan apa yang lu mau, ya jangan heran kalo mantinya dia berharap hal yang sama. Dan ketika harapan lu berdua nggak bisa tercapai, selesai udah. Nggak ada yang bisa diharepin lagi. Pertengkaran setiap harinya nggak bisa dihindarin. Karena kalian akan saling menyalahkam dan mencari pembenaran atas diri sendiri."
******
Bram terdiam sejenak, memutar kembali semua memori yang sudah mereka alami selama 3 bulan ke belakang. ‘Awalnya aku merasa aku berada di pilihan A, tapi seiring berjalannya waktu aku rasa aku hanya pilihan C buat kamu sa.."
‘Kenapa?" tanya Sasa singkat.
‘Aku cemburu. . . " jawab Bram singkat pula. Keduanya terdiam untuk beberapa saat. Sasa melepas genggamannya, membenarkan posisi pashmina yang mulai turun terkena angin.
‘Aku cemburu kamu lebih sering menghabiskan waktu sama Dio, sahabat kamu itu. Kamu nggak bisa ya jaga perasaan aku sebagai cowo kamu? kamu nggak tau kan perasaan aku setiap kamu pergi sama Dio? Pegel sa! harus nge-tap instastory kamu yang sampai titik-titik hanya untuk memastikan kamu baik-baik saja.."
Tokoh Utama
Dinda
Bram
Arya
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
0
Tentang Penulis
Zaid Alkhair
-
Bergabung sejak 2020-12-14
Telah diikuti oleh 1 pengguna
Sudah memublikasikan 1 karya
Menulis lebih dari 1,815 kata pada novel
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Bicara Cinta (Kumpulan Cerpen)
Zaid Alkhair
Novel
Normal People
Bentang Pustaka
Novel
Sepasang Mata Bola (Bukan Lagu Walo Banyak Nyanyinya)
Aneidda
Novel
SAPUTANGAN TANDA CINTA
KH_Marpa
Flash
Namamu, Namaku
Vica Lietha
Flash
Bukan Kamu
Leni Juliany
Novel
Bawa Aku Pergi
siucchi
Novel
Redum Sekala
Delima Ami
Flash
Pertengkaran Kecil Menuju Puncak Besar (Sintas Universe)
Keita Puspa
Novel
Sepenggal Kasih di Negeri Tulip
Zikrina Istighfarah
Novel
Risalah Hati
Poetry D. Maria
Novel
Tak Semua Kisah Harus Selesai #EdisiMelati
N'zyna
Cerpen
Basement
Dewi Fortuna
Flash
BenciZone
Eva yunita
Novel
Iris
Bentang Pustaka
Rekomendasi