Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Dalam berbagai suku di Indonesia pasti setiap orangtua ingin melihat anak-anaknya menjadi orang yang berhasil dan membanggakan bagi nusa dan bangsa.
Dalam Novel ini ditulis judul dengan bahasa batak yaitu Anakkon Hi Do Hamoraon Di Au yang artinya Anakku adalah kekayaan bagiku. Demi kehidupan sang anak yang lebih baik, sang orang tua pun rela hidup bersusah payah. Sebab anak adalah lambang kekayaan sesungguhnya dalam sebuah kehidupan.
Judul novel juga merupakan sebuah lagu Batak populer yang diciptakan oleh komponis Batak bernama Nahum Situmorang. Isinya adalah bahwa pendidikan anak itu yang paling utama. Lewat pendidikan sang anak, diharapkan tidak hanya berhasil atau sukses dalam kehidupan namun juga memiliki akhlak yang mulia. Orangtua harus bekerja keras dan mengesampingkan hal-hal yang kurang penting dalam kehidupan seperti barang mewah, ataupun berpelesiran untuk lebih mengutamakan pendidikan sang anak agar dapat menuntut ilmu setinggi langit.
Generasi muda Bangsa Indonesia saat ini harus menghargai perjuangan orangtua dalam menyekolahkan anak-anaknya. Jangan mau tergerus oleh perkembangan zaman arus globalisasi yang semakin canggih yang membuat dirimu tidak menghargai kerja keras orangtuamu. Gunakanlah perkembangan zaman yang canggih untuk kemajuanmu yang positif.
Bergunalah bagi nusa dan bangsa sehingga orangtuamu bangga dengan perjuangannya yang tidak sia-sia, sebab anak adalah kekayaan yang tidak ternilai bahkan melampaui harga emas yang murni.
Dalam novel ini menceritakan sebuah kisah hidup keluarga Pak Gustaf dan Ibu Hasoloan yang dikaruniai tujuh orang anak. Keluarga Pak Gustaf tinggal di Marihat Sibiak Pematangsiantar provinsi Sumatera Utara. Pak Gustaf tidak mempunyai banyak sawah seperti orang-orang yang ada di kampungnya. Pak Gustaf dan Ibu Hasoloan tetap mengucap syukur dalam segala hal yang diberikan Tuhan kepada keluarganya.
Bagaimanakah kisah perjuangan Pak Gustaf dan Ibu Hasoloan dalam memperjuangkan dan mendidik ketujuh anaknya ?
Dalam Novel ini ditulis judul dengan bahasa batak yaitu Anakkon Hi Do Hamoraon Di Au yang artinya Anakku adalah kekayaan bagiku. Demi kehidupan sang anak yang lebih baik, sang orang tua pun rela hidup bersusah payah. Sebab anak adalah lambang kekayaan sesungguhnya dalam sebuah kehidupan.
Judul novel juga merupakan sebuah lagu Batak populer yang diciptakan oleh komponis Batak bernama Nahum Situmorang. Isinya adalah bahwa pendidikan anak itu yang paling utama. Lewat pendidikan sang anak, diharapkan tidak hanya berhasil atau sukses dalam kehidupan namun juga memiliki akhlak yang mulia. Orangtua harus bekerja keras dan mengesampingkan hal-hal yang kurang penting dalam kehidupan seperti barang mewah, ataupun berpelesiran untuk lebih mengutamakan pendidikan sang anak agar dapat menuntut ilmu setinggi langit.
Generasi muda Bangsa Indonesia saat ini harus menghargai perjuangan orangtua dalam menyekolahkan anak-anaknya. Jangan mau tergerus oleh perkembangan zaman arus globalisasi yang semakin canggih yang membuat dirimu tidak menghargai kerja keras orangtuamu. Gunakanlah perkembangan zaman yang canggih untuk kemajuanmu yang positif.
Bergunalah bagi nusa dan bangsa sehingga orangtuamu bangga dengan perjuangannya yang tidak sia-sia, sebab anak adalah kekayaan yang tidak ternilai bahkan melampaui harga emas yang murni.
Dalam novel ini menceritakan sebuah kisah hidup keluarga Pak Gustaf dan Ibu Hasoloan yang dikaruniai tujuh orang anak. Keluarga Pak Gustaf tinggal di Marihat Sibiak Pematangsiantar provinsi Sumatera Utara. Pak Gustaf tidak mempunyai banyak sawah seperti orang-orang yang ada di kampungnya. Pak Gustaf dan Ibu Hasoloan tetap mengucap syukur dalam segala hal yang diberikan Tuhan kepada keluarganya.
Bagaimanakah kisah perjuangan Pak Gustaf dan Ibu Hasoloan dalam memperjuangkan dan mendidik ketujuh anaknya ?
Tokoh Utama
Pak Gustaf dan Ibu Hasoloan
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
4
Dibaca
591
Tentang Penulis
Christina Septi
-
Bergabung sejak 2020-06-17
Telah diikuti oleh 3 pengguna
Sudah memublikasikan 2 karya
Menulis lebih dari 2,022 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
My Stupidity
Fielsya
Novel
MIKA PELAYAN SENSI
Euis Shakilaraya
Novel
Anakkon Hi Do Hamoraon Di Au
Christina Septi
Novel
GARIS PEREMPUAN
Maysanie
Flash
Pelabuhan Terakhir
iam_light.blue
Cerpen
Katanya Rumah?
Derana Zilfa Az-Zahra Safira
Novel
Draw My Life
Acaren Atnic
Novel
Mimpi - Gadis Berkerudung Merah Muda
Imron Mochammad Alghufara
Flash
JAS REMBULAN
Faisal Syahreza
Flash
Hadiah
Bungaran gabriel
Flash
Tiga Lampu Rambu Lalu Lintas
Silvarani
Cerpen
JUAL BELI NAMA
glowedy
Novel
My Dignity
Retno Dinartini Rahayu
Flash
The Hua Dynasty Warrior Princess
Silvarani
Cerpen
Without You
lidia afrianti
Rekomendasi