Daftar isi
#1
1. Prolog
#2
2. Di Warung Kopi
#3
3. Di Pasar Malam
#4
4. Aksi Mencuri Kotak Amal Masjid
#5
5. Diteror Sisi
#6
6. Mendadak Banyak Uang
#7
7. Kabur ke Kota
#8
8. Tiba di Kota
#9
9. Petualangan Pertama di Jakarta
#10
10. Aksi Copet Pertama
#11
11. Aksi Copet Kedua
#12
12. Aksi Copet yang Ketahuan
#13
13. Keadaan di Desa
#14
14. Terkuaknya Kasus
#15
15. Penyesalan Dimas
#16
16. Kehidupan Dimas di Penjara
#17
17. Pencerahan dari Kyai
#18
18. Perjuangan Dimas Selama di Tahanan
#19
19. Bebas
#20
20. Perjodohan
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#12
12. Aksi Copet yang Ketahuan
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Usai dua kali berhasil menjalankan aksi copetnya, mereka mulai bersenang-senang dengan pesta kecil-kecilan di kamar kosannya. Mereka juga mencoba untuk mencuri kotak masjid lagi, tapi kali ini gagal.
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp4.000
atau 4 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp20.000
atau 20 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 11
11. Aksi Copet Kedua
Chapter Selanjutnya
Chapter 13
13. Keadaan di Desa
Sedang Dibicarakan
Cerpen
Bronze
Tukang Pos Terakhir
Christian Shonda Benyamin
Komik
Aku dan Kuntilanak Kesayanganku
maulana faris
Flash
Mengeja Gerimis
Fianaaa
Novel
Ramadan Terakhir Ludwig: Ibu Teladan, Ayah Petualang, Anak Istimewa
Mahabb Adib-Abdillah
Cerpen
Bronze
Sebuah Sampah
Titin Widyawati
Novel
Bronze
Raisan Bara
gilang arum puspita
Flash
Bronze
Kenapa Kamu Lari?
Karlia Za
Cerpen
Tuhan Memang Satu, Kita yang tak sama
Remith G
Cerpen
Pondok Mbah Caraka
cendana
Novel
Good Girl Problems
Donquixote
Novel
Bronze
Hiraeth
Imas Yulianti
Cerpen
FTV
Cassandra Reina
Cerpen
Bronze
Ibu Tiriku Bidadari
Sulistiyo Suparno
Novel
PTSD
diana rahmatika
Novel
Bronze
Menggapai Mimpi di Tengah Keterbatasan
E. Precious
Flash
Bronze
Dokter Muda
Herman Siem
Cerpen
Bronze
Reynald's Longing
Langitttmallam
Novel
Bronze
Menghapus Temu
Istri Sah Woo Do Hwan
Novel
Kenangan tentang Kita
Sem Irviady Surya
Flash
Sebuah Jalan
Titin Widyawati