Sesaat Aku Bertahan Untuk Pergi

Dita Prameswari Mahasiswi semester akhir yang bosan dengan kehidupannya. Menurutku kehidupan yang sedang dijalani itu monoton dan ditambah lagi dengan lingkungan yang bisa disebut dengan lingkungan toxic. Dita berumur 21 tahun, sudah cukup dewasa untuk menentukan pilihannya, namun selalu ditentang oleh kedua orang tuanya.

Dita mempunyai keluarga yang lengkap, orang melihat keluargaku adalah keluarga yang harmonis. Tapi nyatanya tidak, hampir setiap hari dirumah ribut karena hal kecil dan kata-kata yang dikeluarkan itu cukup kasar. Kejadian seperti ini sudah terjadi semenjak aku SMP, ya bisa dibilang Dita orang yang depresi, ketika keadaan semakin tertekan maka semakin ingin mengakhiri hidup.

Dita selalu berpikir untuk melakukan bunuh diri dan mulai mencoba menyakiti diri sendiri dengan menggoreskan gunting di tangannya ketika merasa tertekan.

Kemudian Dita bertemu dengan Alvin, seseorang yang membangkitkan semangatnya kembali dan orang yang selalu ada untuk Dita. Ketika Dita sedang merasa terpuruk, Alvin mencoba mengajak Dita bertemu dengan temannya yang seorang psikolog dan ternyata itu sangat membantu, dan berhasil membuat Dita berubah menjadi seperti dulu lagi, yang bisa mengontrol emosinya tanpa menyakiti dirinya sendiri.

9 disukai 2 komentar 5.1K dilihat
Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
❤️❤️
[oni-13]
Saran Flash Fiction