Flash Fiction
Disukai
1
Dilihat
6
Kau, aku dan mimpi?
Misteri
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

Ku pandangi telepon genggamku, terdapat sebuah pesan yang muncul di situ. Aku ingin datang ke rumahmu. Pesan singkat itu membuat senyumku merekah. Tak berlangsung lama, lantas aku segera pergi ke tempat pertemuan itu.

Aku berdiri, menunggu dia datang. Ku pandangi cuaca langit hari ini, tampak berbeda, tak seperti biasanya. Aku halau rasa cemasku. Tak lama kemudian, aku mendengar suara itu. Tentu saja, suara yang ku kenal, yang setiap waktu datang padaku. Aku menelisik ke semua penjuru. Namun, aku tak menemukan keberadaannya. Aku terus mendengar suaranya memanggilku, makin lama suara itu makin terdengar bergetar, berganti dengan tangisan dan juga teriakan.

Aku semakin cemas dan khawatir. Ku berlari menelusuri ruangan ini. Bilik demi bilik, ku selisik dan pandangi dengan seksama. Tempat ini aneh, seruku.

Jamur dan kerak mengelilingi semua ruangan ini. Lusuh, lembab dan sangat tidak terawat. Sampai aku berhenti pada sebuah toilet. Suara tangisan itu kian menderu. Aku tak tahu apa yang terjadi dan apa yang ada di sini. Hanya satu yang aku tahu, kalau tempat ini tidaklah benar. Dalam kebingunganku, aku berusaha untuk berlari keluar, sambil aku meneriaki namanya, dan tak lama aku pun tersadar.

Sebuah mimpi aneh yang aku alami, tak tahu awalnya. Namun, ada satu hal yang membuatku bingung. Ceritaku ternyata sama dengan cerita temanku, hanya berbeda sudut pandang dan juga waktu. Apa artinya semua ini?

Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Rekomendasi