Aku ingin kamu marah
Romantis
Di kepalaku, kita akhirnya bertengkar.
“Apa kamu tidak merasa bersalah?” aku berteriak.
“Aku sakit karena kamu!”
Kamu membalas, kali ini dengan suara keras sesuatu yang tidak pernah terjadi di dunia nyata.
“Aku juga sakit!” bentakmu.
Untuk sesaat, aku merasa lega.
Karena dalam imajinasi, rasa sakitku punya tempat untuk menabrak sesuatu.
Di realitas?
Yang ada hanya dingin. Diam.
Kamu pergi tanpa sekalipun menoleh, tanpa memberi ruang bagiku untuk marah.
Itulah sebabnya dalam ruminasi, aku membuatmu berteriak.
Aku hanya ingin tahu bahwa aku pernah berarti cukup untuk dilukai balik.
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Ta'aruf? Siapa Takut!
Indriastori_
Flash
Aku ingin kamu marah
lidia afrianti
Flash
Hati si Penyendiri
Adel Romanza
Novel
Friendzone {RANS}
untukbesok
Novel
Summer of love
Fofo hwang
Novel
Romansa Cinta SMU
Bisma Rendra Abimanyu
Novel
My Lovely Angel
Shasadewa
Flash
Dongeng Paling Gila
Nuel Lubis
Flash
Jangan Bangunkan Mimpi Ini
Hans Wysiwyg
Cerpen
Pecah Sudah Akuarium Itu
Nuel Lubis
Novel
MENGEJAR CAHAYA
Wini Afiati
Flash
Chat Salah Kirim
Risti Windri Pabendan
Flash
Kopi Pahit di Kantin
Risti Windri Pabendan
Flash
Janji di Stasiun
Risti Windri Pabendan
Novel
Labirin Kosmos: Janubi & Syamali
Faiz el Faza
Rekomendasi
Flash
Aku ingin kamu marah
lidia afrianti
Flash
Bronze
Luapan Luka Luna
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
A letter: Unbreakable Love From Seoul
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
In The Nick of Time
lidia afrianti
Flash
Dia Bernama Lumi
lidia afrianti
Flash
Musim Hazelnut
lidia afrianti
Flash
Bronze
Bayang
lidia afrianti
Flash
Bronze
Kenapa Kita Berpisah?
lidia afrianti
Flash
Titik Tumbuh
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Dazzling Love
lidia afrianti
Flash
Kalau saat itu aku tidak diam. . .
lidia afrianti
Flash
Kenapa Kamu Pergi?
lidia afrianti
Flash
Gravitasi
lidia afrianti
Flash
Barangkali Tulisan Memang Bisa Mati
lidia afrianti
Flash
Jika Sudah Lupa, Mari kita Bertemu
lidia afrianti