Flash Fiction
Bronze
Disukai
19
Dilihat
10,811
Kalau Nanti
Drama

Dari kejauhan, perempuan itu berjalan pelan-pelan. Telapak tangan kanannya meneduhi kedua matanya. Terik matahari kian menyipitkan kedua matanya yang bulat dan besar. Raut mukanya benar-benar terlihat sedang marah, telepon dari Ba...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)