Isi Lemari

Pagi datang kembali.

Kulirik lemari kayu dalam bilik yang pintunya terbuka sedikit. Sudut-sudut bibirku tertarik ke atas. Mengingat belakangan ini, jejalan pakaian dalam lemari telah berkurang.

Setelah sebelumnya kusadari, pakaian y...

(Sebagian cerita disembunyikan)

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1,000
627 dilihat
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Tidak ada komentar
Saran Flash Fiction