Topik

Ketika berangkat ke kampus, Fani tidak sengaja bertemu Vina di dalam Transjakarta. Keduanya duduk bersebelahan di kursi belakang. Mereka lebih banyak diam lantaran bukan teman dekat. Akhirnya, Vina berinisiatif membuka pembicaraan.

"Fan, naik Transjakarta juga, ya?"

"Iya. 'Kan, kita lagi duduk sebelahan."

Setelah itu Vina diam. Suasana kembali sunyi. Mereka sama-sama tidak pandai mencairkan suasana. Setibanya di kampus, mereka berada di dalam lift yang sama. Vina kembali mencoba membuka pembicaraan.

"Fan, mau ke atas, ya?"

Fani memutar bola mata. "'Kan, kita lagi naik lift ke atas."

Setelah itu suasana kembali hening. Fani tahu kalau Vina berusaha mencairkan suasana, tetapi bingung mencari topik. Akhirnya kali ini Fani yang mencoba mencari topik lain.

"Eh, Vin. Tau, enggak, kalo gue sama Tomy baru putus? Dia, tuh, berengsek. Masa selingkuhin gue. Gue enggak tau selingkuhannya, tapi temen-temen bilang kalo selama ini dia udah ngeduain gue."

Vina manggut-manggut. "Tau, kok. Makanya dari tadi gue canggung ketemu lo. Soalnya selingkuhan Tomy itu 'kan gue. Tadinya gue mau nolak gara-gara enggak enak sama lo, tapi Tomy manis banget, Cin," ujar Vina yang langsung ngeloyor begitu lift terbuka.

TAMAT

21 disukai 5.2K dilihat
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Tidak ada komentar
Saran Flash Fiction