Liputan Hantu +62

Pukul sudah menandakan 23.59 WIB, Abah yang sedari tadi masih berada di ruang tamu yang tengah asyik menonton siaran kesukaannya tanpa sadar sudah tertidur lelap di ruang tamu dengan posisi Tv menyala.

Semakin malam semakin hening suasana yang ada di sekitar rumah. Sebelumnya volume Tv sudah dikecilkan oleh Abah, akan tetapi volumenya masih terdengar dengan keras. Suara presenter yang ada di dalam Tv itu terdengar dengan sangat jelas.

“Selamat malam permirsa kembali lagi bersama saya Neti di LIPUTAN HANTU +62. Hari ini saya akan memberikan berita yang sangat viral di dunia nyata, salah satunya misteri boneka hilang. Boneka itu bernama Anabel ia bisa membuat pemiliknya sampai gegana karna kehilangan boneka kesayangannya itu."

"Ya langsung saja kita tanya kan kepada Hesti salah satu reporter kita yang sudah ada di tempat kejadian. 

“Hallo Hesti!."

"Ya Mbak!" jawab reporter itu.

"Hesti! Bisa tidak kamu jelaskan bagaimana kronologi tentang kejadian tersebut.”

“Ya Mbak Neti! Saya sudah bertanya kepada salah satu warga yang ada pada tempat kejadian tersebut, kata warga tersebut boneka Anabel itu tiba-tiba saja menghilang dari sang pemiliknya. Karna terlalu panik sang pemilik itu langsung menelpon ke rumah sakit untuk mencari boneka kesayangannya itu. Tapi alangkah malangnya, pihak rumah sakit tidak mau menolongnya. Mereka ada mengirimkan pesan kepadanya yang berisi 'MAAF ANDA SALAH SAMBUNG'.

Karna penduduk sekitar sangat kasihan, akhirnya mereka mengambil inisiatif untuk menolongnya. Jika tidak, seluruh penduduk kampung tidak dapat tidur dengan nyenyak karna mendengar tangisan dari pemilik boneka itu. Makanya penduduk di sini membantunya untuk mencari boneka kesayangannya itu" jelas reporter Hesti.

“Apakah boneka tersebut sudah ditemukan Hesti?”

“Ya boneka tersebut sudah ditemukan kemarin, pas pukul 12.00 tengah hari tadi. Tak sengaja salah satu warga yang tengah melintas di pematang sawah milik Pak Andi. Dia melihat sesuatu yang mencurigakan di antara semak-semak belukar yang ada di dekat sana, dari kejauhan terlihat seperti ada rambut hitam panjang di sana. Karna penasaran warga tersebut mendekati semak-semak tersebut dan ternyata itu rambut dari boneka yang sedang dicari. Posisinya tepat berada di pinggir sawah milik Pak Andi dengan keadaan yang sudah kumal dan rusak. Sekian info dari saya, saya kembalikan ke mbak Neti yang ada di studio”.

“Ya terimakasih kepada saudari Hesti. Baiklah permirsa kita lanjut ke berita selanjutnya. Semua warga di dunia Maya mengamuk karna tempat tinggal mereka akan digusur. Menurut salah satu tim bedah rumah, rumah itu sudah lama kosong dan tidak berpenghuni lagi. Dia tidak tau bahwasanya masih ada makhluk yang tinggal di sana. Mereka berencana akan membuat swalayan di rumah kosong tersebut. Mbak Kunti selaku pemilik rumah hanya bisa pasrah dengan keadaannya, jika mereka ingin demo percuma saja, karna mereka hanyalah makhluk gaib yang kasat mata. Jadi mereka memutuskan untuk pindah ke tempat tinggal mereka yang lama. Padahal rumah kosong itu sudah dibeli oleh Mbak kunti dengan harga yang cukup mahal dan sudah lama ia tempati bersama keluarganya bersama anak dan cucunya".

"Sekian berita untuk hari ini, saya harap berita tadi dapat menghibur dan dapat meningkatkan toleransi kita terhadap makhluk dunia maya. Saya Neti mohon pamit dan Selamat beraktivitas".

5 disukai 6 komentar 1.5K dilihat
Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
@ummywachida : Ada" aja lah umi ini, suatu hari nanti pasti laku.
Ttdku ga laku loh 😂
@ummywachida : Boleh, tapi kita barter ya umi. Aku minta ttd umi jg
@mbakpauw aku minta TTD penulisnya aja 🤭
@ummywachida : Kalau om jeremy yg kadi presenter aku takut umi, ntar yg baca malah minta ttd kali, hehehe
Ko presenternya Jeremy Teti keknya lebih horor deh.
Eh, ampun Om Jeremy 😬
Saran Flash Fiction