When The Red Sea Opened
Religi
“Lari! Jangan berhenti! Cepat!”
Aku tidak tahu siapa yang berteriak pertama kali. Yang kutahu, kakiku sudah lebih dulu bergerak sebelum pikiranku sempat mengerti apa yang sedang terjadi.
Pasir kering menyembur di belakang langkah kami. Napasku terasa panas seperti menelan api. Di kiri dan kananku, orang-orang berlari tanpa saling menatap. Kami sudah berjalan berhari-hari sejak keluar dari Mesir.
Diam-diam.
Tergesa.
Takut.
Tidak ada yang benar-benar tidur nyenyak.
Aku tidak membawa apa-apa selain tubuhku sendiri. Tidak...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Religi
Cerpen
When The Red Sea Opened
Silvarani
Novel
HARUN HILWA
Daud Farma
Novel
Dimensi [Telah Terbit!]
Astrida Hara
Novel
Delapan Cawan
S_hayati
Cerpen
Kiai Salim: Rumah itu Hatimu
Barkah Azhari
Novel
Dear Allah
Coconut Books
Novel
Perempuan Suamiku
Noura Publishing
Flash
309
Vitri Dwi Mantik
Novel
Makelar Rezeki
Mizan Publishing
Cerpen
Momok di Pesantren
Cahaya HusMa
Novel
Sayap Surgaku
Coconut Books
Flash
Barata dan Bahubali
Vitri Dwi Mantik
Novel
Pernikahan Impian
Mizan Publishing
Novel
Slilit Sang Kiai
Mizan Publishing
Novel
Jihad Julia
Mizan Publishing
Rekomendasi
Flash
Bronze
Let's Go, Mango!
Silvarani
Cerpen
Bronze
When The Red Sea Opened
Silvarani
Flash
Bronze
Onde Estás
Silvarani
Flash
Bronze
The Hua Dynasty Warrior Princess
Silvarani
Flash
Bronze
Slamet Tujuh Belasan
Silvarani
Flash
Bronze
Sebilah Lidah
Silvarani
Flash
Bronze
Kala Sains Sebatas Pratikum Politik Jilid 2
Silvarani
Flash
Bronze
Cinta yang Kita Sembunyikan
Silvarani
Flash
Bronze
Seniman Darah Biru
Silvarani
Flash
Bronze
Batu Parsidangan
Silvarani
Flash
Bronze
Lelaki Pembenci Buku (Membicarakan Adam 5)
Silvarani
Flash
Bronze
Unfol My Idol
Silvarani
Flash
Bronze
Dua Dada, Dua Cinta, Aku yang Mana?
Silvarani
Flash
Bronze
Pelukan Tahanan
Silvarani
Flash
Bronze
Semoga Kabarmu Baik
Silvarani