Sebelum Kamu Pergi
Romantis
Lelaki itu tidak menyapaku atau hanya duduk sambil mengapit rokok di kedua jari. Kadang disulutnya lalu dibiarkan asapnya mengepul di sela-sela ruangan. Dia tidak mengenalku atau hanya pura-pura? Kurasa perkiraan kedua itu yang lebih cocok, dan untuk ke sekian kalinya senyumku kembali kecut.
"Kau tak bosan merokok?"
Aku duduk tanpa diminta, menyilangkan dua kaki sambil menatapnya. Wajah tirus dengan rambut gondrong itu sedikit acak-acakan ditambah lingkaran hitam di bawah matanya. Ada beberapa rokok yang l...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Falling In Love
Radzee
Cerpen
Sebelum Kamu Pergi
Faizah Salsabila
Novel
Please, Bloom!
Wardatul Jannah
Flash
SEMANGKUK NASI UNTUK AYAH
Hans Wysiwyg
Novel
7 Menit Bersama Rindu dan Sunyi
Mr One Ab
Novel
Mi Bancir Bumbu Cinta
Ariny Nurul haq
Novel
Adonis
Bentang Pustaka
Novel
Friend Don't Kissing
Elisabet Erlias Purba
Cerpen
Perempuan Dengan Dua Ronce Melati
Abdurrazzaq Zanky
Novel
Kucing Hitam Putih
Andriyana
Flash
Sang Penunjuk Jalan
Azuma.H
Cerpen
Salah Tingkah
Alhuyaz
Novel
Bintang Aldora
Vionalestari
Skrip Film
Sepenggal Kisah dari SMP (Screenplay)
Nadya Wijanarko
Cerpen
Boulevard
Dina prayudha
Rekomendasi