Sabda Malaikat
Religi
#I
IA terus berjalan menyusuri jalan aneh tak bertuan. Raut mukanya tampak geram dengan balutan bibir kusam yang terus bungkam. Langkah kakinya mengayun lamban, seakan berjalan tanpa arah tujuan.
Dinginnya angin malam yang menyeruak dari balik sekat malam, membuat tubuhnya yang telah layu dan sorot mata cekungnya terlihat sayu tiada laju. Aku yang sedari tadi memerhatikannya hanya bisa diam tanpa kata. Aku semakin tergelitik untuk terus mengikuti langkah kakinya—agar tahu tujuan akhirnya.
Di balik jubah malam yang kian muram, ia terus berjalan dengan mulut yang terus bungkam. Padahal pada...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Religi
Cerpen
Sabda Malaikat
Eko Sam
Novel
Bidadari Milik Hudzaifah
khesya suci afifatul salwa
Cerpen
Manasik
Kiiro Banana
Cerpen
Suara di Kuburan
Tin Miswary
Cerpen
Lensa kecil takdir
Miftah
Flash
Impianku
Mahmud
Flash
Bismillah yang Kamu Lupakan di Kota Orang
Ahmad Wahyudi
Novel
Melampaui Mimpi Bersama Anies Baswedan Twitterland
Mizan Publishing
Novel
Tulang Rusuk Aliza
sulistyoningsih
Novel
Langit Tanpa Atap
G Wira Negara
Novel
Aqila
Alifah Fitry
Novel
Takdir Sang Pencopet
Ahmad Iki Muqimudin
Flash
KANG ABI MENGAIS REJEKI
Heri Lumbiana
Novel
Dia yang Menumpang
Bunga Alfi Firdausy
Flash
Prince of Peace
Vitri Dwi Mantik
Rekomendasi