Rumah Baru Ibu
Drama
Pagi itu, kami mengantar Ibu. Udara dingin menggantung rendah, menempel di kulit seperti perasaan yang tak ingin lepas. Jalan setapak terasa lembap, jejak kaki kami tercetak samar di tanah yang sedikit basah. Langkah kami cepat, seolah ingin segera sampai, tapi hati terasa tertinggal jauh di belakang—berat, ragu, seperti belum siap benar-benar melepas.
Tak banyak kata yang keluar. Beberapa orang memberi arahan, menanyakan jam, memastikan semuanya berjalan sesuai urutan. Sisanya diam. Namun diam itu terasa wajar, bah...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Cinta Seorang Politisi pada Pelacurnya
Aji Najiullah Thaib
Novel
Kala Bulan Menemui Malam
Devi Wulandari
Novel
Luka Ini Indah
L
Flash
Semangkuk Bakso
Jasma Ryadi
Cerpen
Rumah Baru Ibu
helonuy
Novel
A Way Back
Evi Her
Novel
Penata Hati
Fani Fujisaki
Novel
Kreator & Kacamata - The Anthology
Kosong/Satu
Cerpen
Sekuntum Mawar Berdarah
Imajinasiku
Novel
I'm your Ribs
Linda Maulana
Novel
Sariak Layung di Puncak Galunggung
Rina F Ryanie
Novel
Bulan Bening di Wajah Ibu
Yosep Rustandi
Novel
Katalis Kata
Aliha Ardila
Novel
Scar
Sekarmelati
Flash
Cincin
Binaarr
Rekomendasi