Disukai
6
Dilihat
62
KAMU, AKU DAN KENANGAN
Romantis

*"Kamu, Aku, dan Kenangan"*

Riko masih terjebak dalam kenangan-kenangan indah bersama Lina, cinta lamanya yang telah pergi meninggalkannya. Sudah dua tahun sejak Lina pergi, tapi Riko masih belum bisa melupakan dia. Dia masih menyimpan semua kenangan mereka, dari foto-foto lama hingga surat cinta yang Lina tulis.

Setiap hari, Riko berjalan-jalan di tempat-tempat yang pernah mereka kunjungi bersama. Dia masih bisa merasakan kehadiran Lina di sana, seperti di kafe tempat mereka pertama kali bertemu, atau di taman tempat mereka pertama kali berciuman.

Riko merasa tidak bisa move on. Dia tidak bisa membayangkan hidupnya tanpa Lina. Tapi, ibunya selalu mengatakan bahwa hidup harus terus berjalan, dan Riko harus mencari cinta baru.

Suatu hari, Riko memutuskan untuk mengikuti kursus fotografi untuk mengisi waktu luangnya. Dia tidak pernah berpikir bahwa dia akan bertemu dengan seseorang yang akan mengubah hidupnya.

Di kelas fotografi, Riko bertemu dengan Aira, seorang wanita muda yang ceria dan positif. Aira memiliki senyum yang manis dan mata yang berkilau. Riko tidak bisa tidak memperhatikan dia.

Aira adalah seorang fotografer amatir yang ingin meningkatkan keterampilannya. Dia memiliki passion yang besar untuk fotografi dan selalu siap untuk belajar.

Riko dan Aira menjadi pasangan dalam proyek fotografi di kelas. Mereka harus bekerja sama untuk mengambil foto-foto yang bagus. Riko awalnya tidak terlalu antusias, tapi Aira membuatnya merasa lebih santai.

"Hey, Riko, kamu harus lebih rileks," kata Aira sambil tersenyum. "Fotografi itu tentang menangkap momen, bukan tentang membuat kesalahan."

Riko tersenyum, merasa sedikit lebih santai. "Kamu benar," katanya.

Mereka mulai bekerja sama dengan baik. Riko menunjukkan Aira tempat-tempat yang bagus untuk fotografi, dan Aira mengajarkan Riko teknik-teknik baru.

Suatu hari, mereka memutuskan untuk pergi ke pantai untuk mengambil foto-foto sunset. Riko membawa kameranya, dan Aira membawa tripod.

Saat mereka tiba di pantai, Riko merasa sedikit nostalgia. Dia pernah datang ke sini dengan Lina. Tapi, Aira membuatnya merasa lebih santai.

Mereka mengambil foto-foto yang bagus, dan Riko mulai merasa lebih terbuka. Aira membuatnya merasa bahwa dia bisa menjadi dirinya sendiri.

Saat matahari terbenam, Riko dan Aira duduk di pantai, menikmati pemandangan. Riko merasa sedikit lebih dekat dengan Aira.

"Kamu tahu, Aira, kamu membuatku merasa lebih baik," kata Riko.

Aira tersenyum. "Aku senang bisa membantu," katanya.

Riko merasa bahwa dia mungkin bisa move on. Dia masih memiliki kenangan-kenangan indah bersama Lina, tapi dia siap untuk menciptakan kenangan baru dengan Aira.

Minggu-minggu berlalu, dan Riko dan Aira semakin dekat. Mereka pergi ke kafe, menonton film, dan mengambil foto-foto bersama.

Riko merasa bahwa dia telah menemukan cinta baru. Dia tidak melupakan Lina, tapi dia siap untuk melangkah maju.

Suatu hari, Riko memutuskan untuk mengajak Aira ke tempat yang spesial. Dia membawa Aira ke taman tempat mereka pertama kali berciuman.

Aira merasa sedikit aneh, tapi Riko hanya tersenyum. "Aku ingin menunjukkan sesuatu padamu," katanya.

Mereka berjalan-jalan di taman, dan Riko menunjukkan Aira tempat-tempat yang spesial. Saat mereka tiba di tempat yang paling spesial, Riko berhenti dan mengambil napas dalam-dalam.

"Aira, aku ingin bertanya sesuatu padamu," kata Riko. "Aku tahu kita baru saja bertemu, tapi aku merasa bahwa kamu adalah orang yang spesial. Mau menjadi pacarku?"

Aira tersenyum, dan Riko tahu bahwa dia telah membuat keputusan yang tepat.

"Ya, aku mau," kata Aira, dan Riko memeluknya erat.

Riko tahu bahwa dia masih memiliki kenangan-kenangan indah bersama Lina, tapi dia siap untuk menciptakan kenangan baru dengan Aira. 😊

(THE END)

Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)