Disukai
1
Dilihat
26
Distraksi
Romantis
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Hujan selalu menjadi hal yang dibenci Nara.

Bukan karena petir.

Bukan karena banjir.

Bukan juga karena ia takut basah.

Nara hanya tidak suka sesuatu yang membuat hidupnya menjadi lebih rumit dari yang seharusnya.

Dan hujan hampir selalu berhasil melakukannya.

Setiap hari kerja, Nara Adeline Putri berangkat dari apartemen kecilnya sebelum matahari benar-benar tinggi.

Pukul delapan ia sudah duduk di depan komputer.

Membalas email.

Menginput data.

Mengecek dokumen.

Mengarsipkan laporan.

Begitu terus.

Hari demi hari.

Minggu demi minggu.

Tahun demi tahun.

Lalu mengulang semuanya lagi keesokan hari.

Ia tidak membenci hidupnya.

Hanya saja hidupnya terasa datar.

Sama datarnya seperti ekspresi wajahnya.

Di usia dua puluh tujuh tahun, hidupnya berjalan cukup baik.

Ia memil...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)