Sequel Badai di Bulan April
Pernikahan Wisya dan Oman berlangsung sederhana di Bali, satu bulan setelah pertemuan mereka. Acara sakral tersebut hanya dihadiri oleh keluarga inti Wisya dan beberapa sahabat dekat Oman. Bagi Wisya, momen saat Oman mengucapkan janji suci adalah puncak dari segala doa yang sempat ia kubur. Namun, kenyataan mulai menampar wajah keduanya saat euforia itu mereda dan mereka mulai menata hidup di sebuah rumah yang sudah Oman persiapkan untuk keluarga kecilnya.
Wisya dan Oman hanyalah dua orang asing yang dipersatukan oleh satu malam gairah dan seorang anak berusia lima tahun. Mereka melewatkan fase perkenalan, fase kencan yang manis, dan fase pertengkaran kecil di masa penjajakan.
"Mas, kamu kebiasaan sekali menaruh handuk basah di atas tempat tidur," tegur Wisya suatu pagi.
Oman yang tampak sibuk membersihkan lensa kamera hanya bergumam tanpa menoleh. "Sebenta...