Aku Hanya Buta Menyadarinya
Drama
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator
Aku Hanya Buta untuk Menyadarinya
Di sebuah rumah kecil berdinding bambu, angin malam merasuk dengan mudah. Nina duduk di dekat pintu, memandangi orang tuanya yang tengah berbicara pelan di sudut ruang. Bapak tampak menggeleng lemah, sementara ibu menggenggam tangannya, mencoba tersenyum meski jelas ada air mata yang ia tahan. Mereka tak tahu Nina mengamati mereka. Atau mungkin mereka pura-pura tidak tahu, seperti bagaimana mereka selalu pura-pura kuat di hadapan anak-anaknya.
Nina menghela napas panjang. Dadanya sesak. Sebagai anak pertama dari 3 bersaudara, ia merasa seluruh dunia menggantung di punda...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Gading
Tantan
Novel
Diary Cinta Naelsa Macaca Lova
Niken Anggraini
Flash
Mbah Karto
Ayumi Hara
Cerpen
Aku Hanya Buta Menyadarinya
Nurul Fitri
Novel
Nyctophilia
Erlia Yevi Rosta
Novel
Kota Angera
myht
Komik
A Warm Detour
Padithana
Skrip Film
From the Rain
Siam Fitriana
Novel
Siapa Tau?
Airlangga Kusuma
Novel
Kisah
silvi budiyanti
Skrip Film
Kesendirian
Cahaya Muslim P S
Skrip Film
BIDADARI UNTUK GUS(SCRIPT FILM)
Imajinasiku
Flash
Dia Ada
Wardatul Jannah
Flash
Pulau Seniman
Berkat Studio
Cerpen
Seuntai Kata Maaf
Muktiar Selawati
Rekomendasi