Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
Tiga mahasiswa semester 6, Mang (IT), Bung (Filsafat), Deng (Matematika), bosan menjadi beban orangtua. Mereka mengambil uang SPP masing-masing, total 6 juta, dan membangun warung kopi dari bambu dan kursi bekas. Tapi usaha gagal. Utang menumpuk. SIAK memblokir ujian mereka.
Di kamar kos 3x4, Bung menangis di pojok ruangan. Mereka pulang ke rumah, mengaku ke orangtua, dan diterima dengan air mata. Dari situlah mereka belajar bahwa kegagalan adalah data, dan kejujuran adalah epsilon yang memberi ruang untuk memaafkan diri.
Dengan hati baru, mereka bangkit. Mengelola warung dengan disiplin, membuka cabang kedua, dan menyelesaikan kuliah. Di akhir perjalanan, mereka wisuda dengan dua warung kopi dan satu pelajaran: sukses tanpa pengorbanan hanyalah kebetulan. Tapi sukses dari kegagalan adalah pelajaran sejati.
Di kamar kos 3x4, Bung menangis di pojok ruangan. Mereka pulang ke rumah, mengaku ke orangtua, dan diterima dengan air mata. Dari situlah mereka belajar bahwa kegagalan adalah data, dan kejujuran adalah epsilon yang memberi ruang untuk memaafkan diri.
Dengan hati baru, mereka bangkit. Mengelola warung dengan disiplin, membuka cabang kedua, dan menyelesaikan kuliah. Di akhir perjalanan, mereka wisuda dengan dua warung kopi dan satu pelajaran: sukses tanpa pengorbanan hanyalah kebetulan. Tapi sukses dari kegagalan adalah pelajaran sejati.
Tokoh Utama
Mang
Bung
Deng
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
165
Tentang Penulis
Jumadil Awal
-
Bergabung sejak 2026-07-03
Telah diikuti oleh 6 pengguna
Sudah memublikasikan 1 karya
Menulis lebih dari 5,670 kata pada novel
Rekomendasi dari Self Improvement
Novel
Warung Epistemik Pagi 06.00 Wib
Jumadil Awal
Cerpen
Akasia dalam diriku
Rain Dandelion
Novel
JANDA & THE TABLE
glowedy
Flash
Sisa Diriku di Cermin
Skyynna Fleurvynn
Cerpen
Karma Tidak Pernah Tersesat
Moh. Sudah
Flash
Rumah yang Berbicara
Hans Wysiwyg
Flash
Karma Datang sebagai Sebuah Hukuman (surat 3)
Lail Arahma
Flash
Pengecut yang disukai Tuhan
K. Istiana
Cerpen
Rintik yang Menyimpan Tawa
Ezra Jo
Novel
WOMEN: A Quiet Storm No One Sees
AMANDA LAUDYA YASMINE
Flash
TAK SE-AMORFATI ITU
L DARMA
Cerpen
Dunia Orang Dewasa itu, Keseriusan dan Kesenangan seolah Melebur
Nuel Lubis
Flash
Kursi Dari Langit
Hans Wysiwyg
Novel
Mengarungi Sunyi
mahmudah romadhona
Cerpen
Sang Guru
Anjrah Lelono Broto
Rekomendasi