Sebuah Titik Temu
#21
Chapter 20: Percakapan di Meja Makan
Bagikan Chapter
Chapter ini masih diperiksa oleh kurator
  • Bookmark Paragraf ini
  • 1 Gimana kamu bisa melihat bahwa keluarga kami punya kehidupan yang lebih baik? Kupikir, kamu cuma melihat berdasarkan fenomena gunung es cuma dari puncaknya, tidak secara keseluruhan. Ayolah Crystal, lihat semuanya secara utuh! (Bahasa Belanda)
    2 Dia benar banget, Crystal. Kamu harus lihat semua aspek secara utuh, karena kami sekarang belum selesai kisah kakek dan keluarga kami. Masih butuh waktu lagi sampai semuanya beres. Daripada ribut, mending kamu ikut menulis tentang keluargamu juga. Ayo, Crystal! (Bahasa Belanda)
    Chapter Sebelumnya
    Chapter 20
    Chapter 19: Dua Jalan
    Chapter Selanjutnya
    Chapter 22
    Chapter 21: Menulis Kisah Mbah Kadir