Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Alana selalu menjadi anak yang "harus mengerti."
Mengerti saat ibunya lebih memprioritaskan saudara perempuannya.
Mengerti saat sang ayah tiri menuntutnya untuk menjadi sempurna.
Mengerti saat kemarahan yang terluapkan pertanda ia harus menerima.
Dan mengerti bahwa dalam keluarganya, perasaannya sendiri tidaklah penting untuk diutamakan.
Amarah, kecewa, dan rasa kehilangan yang terus terbayang sejak ayah kandungnya pergi pun membuatnya terbiasa untuk menahan diri.
Satu-satunya tempat yang membebaskan dia dari jeratan luka tersebut hanyalah rumah pamannya. Di rumah sederhana itu, Alana bisa bercerita tanpa takut diabaikan. Alana bisa mengungkap semua yang dirasa tanpa takut dihakimi. Juga tak luput dari kasih sayang dan kebaikan yang selalu diberi.
Di sana pula dia bertemu Nathan. Seorang mahasiswa yang hangat dan penuh ketulusan, kerap kali membantu ketika Alana menemui kesulitan.
Namun, kenyamanan itu tidak serta merta bebas untuk Alana dapatkan. Orang tuanya selalu mengawasi dan mengarahkan tempat kemana dia harus pergi.
Jika seperti ini, akankah Alana bisa terus menampung kesabaran dan menyerah untuk memenuhi harapan orangtuanya? Atau mengerahkan keberanian diri agar terbebas dari kekangan dan segala macam yang membuatnya jauh dari kata bahagia?
Mengerti saat ibunya lebih memprioritaskan saudara perempuannya.
Mengerti saat sang ayah tiri menuntutnya untuk menjadi sempurna.
Mengerti saat kemarahan yang terluapkan pertanda ia harus menerima.
Dan mengerti bahwa dalam keluarganya, perasaannya sendiri tidaklah penting untuk diutamakan.
Amarah, kecewa, dan rasa kehilangan yang terus terbayang sejak ayah kandungnya pergi pun membuatnya terbiasa untuk menahan diri.
Satu-satunya tempat yang membebaskan dia dari jeratan luka tersebut hanyalah rumah pamannya. Di rumah sederhana itu, Alana bisa bercerita tanpa takut diabaikan. Alana bisa mengungkap semua yang dirasa tanpa takut dihakimi. Juga tak luput dari kasih sayang dan kebaikan yang selalu diberi.
Di sana pula dia bertemu Nathan. Seorang mahasiswa yang hangat dan penuh ketulusan, kerap kali membantu ketika Alana menemui kesulitan.
Namun, kenyamanan itu tidak serta merta bebas untuk Alana dapatkan. Orang tuanya selalu mengawasi dan mengarahkan tempat kemana dia harus pergi.
Jika seperti ini, akankah Alana bisa terus menampung kesabaran dan menyerah untuk memenuhi harapan orangtuanya? Atau mengerahkan keberanian diri agar terbebas dari kekangan dan segala macam yang membuatnya jauh dari kata bahagia?
Tokoh Utama
Alana
Yudha
Nathan
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
22
Dibaca
845
Tentang Penulis
nisafaza
-
Bergabung sejak 2025-01-26
Telah diikuti oleh 53 pengguna
Sudah memublikasikan 2 karya
Menulis lebih dari 25,552 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Harta Tahta Renata
Ratih widiastuty
Novel
The Matchmakers
Lifya Q. Raida
Novel
Rumah Tujuh Cahaya
muhaibra
Novel
Rumah Singgah Untuk Alana
nisafaza
Skrip Film
Persona (Script)
Imajiner
Novel
Dibawah Pedang Pora
Eggya Vaniesa Hediana
Novel
Unperfect Marriage
Elisabet Erlias Purba
Novel
Ada Cinta di Rinjani (Buku Pertama)
Imajinasiku
Novel
Separuh Sayap Elang
Cindy Cecillia
Novel
Lyra Avelis
Chafid Firman
Skrip Film
Kobar
Riawani Elyta
Flash
Intuisi
Yuliyani
Novel
Prahara di Langit Borneo
Raida Hasan
Novel
Anak rantau diujung Bagan
Suyanti
Novel
The Secret of the Young Master
Ceena
Rekomendasi