Daftar isi
#1
Panggilan
#2
Malia
#3
Bayangan yang Tak Seharusnya Ada
#4
Sudah Kubilang
#5
Kamu Siapa?
#6
Di Matamu
#7
Tersenyumlah Padaku!
#8
Dengan Senyuman Menawan
#9
Katakan atau Lupakan
#10
Salah Siapa?
#11
Antara Kegelapan dan Cahaya
#12
Alasan Bertahan
#13
Rasanya Seperti
#14
Pertemuan atau Kenyataan
#15
Malam Kita
#16
Pertaruhan Kejam
#17
Di Bawah Langit Berbintang
#18
Keputusan Bertuhan
#19
Pertanda
#20
Ding Dong
#21
Hilang
#22
Wajah Kosong
#23
Digantung
#24
Belum Selesai
#25
Kembali
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#11
Antara Kegelapan dan Cahaya
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
“Sebenarnya aku masih penasaran pada santri pesantren ini yang mendatangi kamu waktu itu,” buka Wanti di sela istirahat kelas pagi keesokan harinya. Ia dan Malia lagi-lagi berkumpul di dekat tempat cucian piring sambil mengamati hutan yang tampak menyegarkan. “Siapa ya dia?” “Kenapa kelihatannya kamu terobsesi sekali pada santri pesantren ini, sih? Di dekat sekolah kita juga kan ada beberapa pesantren. Kalau memang sesuka itu pada calon pak ustadz kenapa tidak berkenalan dengan mereka
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp1.000
atau 1 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp20.000
atau 20 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 10
Salah Siapa?
Chapter Selanjutnya
Chapter 12
Alasan Bertahan
Sedang Dibicarakan
Flash
Diary Berdarah
M. Ferdiansyah
Novel
Gold
Lentera Ukhuwah
Mizan Publishing
Cerpen
Bronze
Semoga Hidup Kita Terus Begini-begini Saja
Ari S. Effendy
Novel
FOTOINTESA
Kuwaci
Flash
Bronze
Jurit Malam
Deeta Pratiwi
Novel
YOUR THE BOSS
Pink Unicorn
Flash
Bronze
Cinta Satu Malam
silvi budiyanti
Flash
Ibu, sebenarnya. . .
lidia afrianti
Flash
Keran
Mata Panda
Novel
Tekad Dalam Jiwa
Zsa Zsa Eki Liztyasari
Novel
Manahara
Jangkar Mata
Cerpen
Bronze
Pemangsa
Bumi Bercerita
Novel
Di Antara Dua Hati
Marion D'rossi
Flash
PESTA DEMOKRASI DI DESA TELUH
D. Rasidi
Flash
Jejadian
Carolina Ratri