Daftar isi
#1
Kalung Keramat
#2
Not Red Riding Hood
#3
Permintaan Pertama
#4
Mimpi Icha
#5
Serigala Licik
#6
Dreamcatcher
#7
Pangeran Tampan
#8
Kakak Kelas
#9
Bad Mood Mode: On
#10
Liontin
#11
Tentang Sebuah Kisah
#12
Misi Pencurian
#13
Permintaan Ketiga
#14
Siapa Ardo?
#15
Tantangan Ardo
#16
Gosip
#17
Hidden
#18
Kencan?
#19
Merida Abad 21
#20
One Step
#21
Lost Dream
#22
Sweet and Bitter
#23
Pintu Rahasia
#24
Like A Nightmare
#25
Mimpi Itu Tidak Nyata
#26
Permintaan Keempat
#27
Rumit
#28
Pengakuan
#29
Kebohongan yang Lain
#30
Sahabat Lama
#31
Penyesalan sang Serigala
#32
Forgive Me
#33
Perjuangan
#34
Permintaan Kelima
#35
Chapter Once Upon Timetanpa judul #35
#36
Extra Part: Es Teh Manis
#37
Chapter tanpa judul #37
#38
Chapter tanpa judul #38
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#16
Gosip
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Mungkin cukup kali ini Icha berurusan dengan cowok seperti Ardo. Setelah liontinnya kembali, Icha tidak mau melihat wajah Ardo lagi. Jangankan wajah, ujung rambut Ardo saja Icha tidak mau melihatnya.
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp2.000
atau 2 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp45.000
atau 45 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 15
Tantangan Ardo
Chapter Selanjutnya
Chapter 17
Hidden
Sedang Dibicarakan
Cerpen
Bronze
Pisang Goreng
De Lilah
Novel
Bronze
Supranatural Experience 1998
mutaya saroh
Novel
Bronze
Wisanggeni
Hermawan
Novel
Bronze
THE WAY HOME
Mochamad Rozikin
Novel
Kami (bukan) Tinta Berdasi
Martha Z. ElKutuby
Flash
Ayah
Savana Radiani
Komik
Bronze
Roti dan Selai
Severus Suryo Wicaksono
Flash
Lembu, Kucing, dan Bebek
Mochammad Eko Priambudi
Novel
Bronze
BIARKAN CINTA SEMERAH SAGA
Yantie Wahazz
Flash
Tragedi Maudu Lompoa
Aldi A.
Cerpen
Bronze
The Cat Who Walked the Spirit World
Bramanditya
Cerpen
Bronze
Without Goodbye
Kyna Nixie
Cerpen
Bronze
Keajaiban Dokter Risna
Syaa Ja
Flash
HILANG
NO-NAME
Novel
Bronze
Displacement
Noera Ilyana
Flash
It's Oke
Binar Bestari
Komik
Let Me Study!
Mutiara Devania
Cerpen
Bayang-Bayang Masa Lalu
Lukitokarya
Flash
Payung Patah
Lathifah Nur
Cerpen
Empat Air Mata yang Jatuh Bersama Gerimis
Fazil Abdullah