Daftar isi
#1
Cublak-Cublak Suweng
#2
Kolonjono
#3
Manungsa Linuwih
#4
Hiburan Tak Menghibur
#5
Berhenti Sekolah
#6
Semboja Kelopak Genap
#7
Pemburu Madu
#8
Salah Tuduh
#9
Si Putri Istimewa
#10
Yatim yang Baik
#11
Mangsa Kawolu yang Ngilu
#12
Petualangan Mendebarkan
#13
Orang Lemah Selalu Salah
#14
Geger Genjik
#15
Tamu Tak Diundang
#16
Ulah Dua Tetangga
#17
Rencana Penyergapan
#18
Akhir Perburuan
#19
Dendam Telah Usai
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#2
Kolonjono
Bagikan Chapter
[1] Bune: bu
[2] Pakne: pak
[3] Guru gatra: jumlah larik atau baris dalam satu bait dalam tembang macapat
[4] Guru wilangan: jumlah suku kata dalam setiap baris tembang macapat
[5] Guru lagu: adalah persamaan bunyi sajak pada akhir kata dalam setiap baris tembang macapat
[6] Ooh, jian: ungkapan sebagai ekspresi jengkel atau kesal
[7]Mangga pinarak: silahkan masuk
[8] Wis ... ora usah, Ndhuk: sudah ... tidak usah, Nak
[9] Matur nuwun: terima kasih
[10] Padha-padha: sama-sama
[11] Ora nganggo suketmu ora patheken: tidak menggunakan rumputmu juga tidak apa-apa
[12] Gembreng: seng
[13] Laden tukang: kenek bangunan
[14] Adang: memasak nasi
[15] Gadhuh: sistem bagi hasil dalam usaha peternakan. Sistem ini biasanya dilakukan dengan perjanjian bagi hasil keuntungan yang diperoleh antara pemodal dan pemelihara.
[2] Pakne: pak
[3] Guru gatra: jumlah larik atau baris dalam satu bait dalam tembang macapat
[4] Guru wilangan: jumlah suku kata dalam setiap baris tembang macapat
[5] Guru lagu: adalah persamaan bunyi sajak pada akhir kata dalam setiap baris tembang macapat
[6] Ooh, jian: ungkapan sebagai ekspresi jengkel atau kesal
[7]Mangga pinarak: silahkan masuk
[8] Wis ... ora usah, Ndhuk: sudah ... tidak usah, Nak
[9] Matur nuwun: terima kasih
[10] Padha-padha: sama-sama
[11] Ora nganggo suketmu ora patheken: tidak menggunakan rumputmu juga tidak apa-apa
[12] Gembreng: seng
[13] Laden tukang: kenek bangunan
[14] Adang: memasak nasi
[15] Gadhuh: sistem bagi hasil dalam usaha peternakan. Sistem ini biasanya dilakukan dengan perjanjian bagi hasil keuntungan yang diperoleh antara pemodal dan pemelihara.
Chapter Sebelumnya
Chapter 1
Cublak-Cublak Suweng
Chapter Selanjutnya
Chapter 3
Manungsa Linuwih
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Cerpen
Kafe di Jalan Rinjani
Cerpen
Misteri Gunung Lawu
Flash
Hidupku
Cerpen
Aku Atau Dia
Novel
Memeluk Gelombang
Novel
Gadis Biola
Novel
Dibawah Langit yang sama
Novel
Ada Cerita di Sekolah
Novel
The World of Crime : Fate
Flash
Balada Terong
Cerpen
Bu Surti: Musuh Desa
Flash
1983. Kesaksian
Novel
Fantasteen Ghost Dormitory in Vienna
Novel
The Age of Innocence
Novel
Rama's Story : Mey Ling - Dark Castle
Novel
Binder Biru
Flash
Selebgram Sehari
Novel
Fantasteen Absolute Zero
Novel
Sayang Abang
Flash
Kalian Seharusnya Suka Dengan Cerita Ini