Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Adara Yasmin selalu tahu satu hal tentang rumahnya di Wonogiri: kasih sayang ibunya tidak pernah jatuh kepadanya.
Sebagai anak kedua dari empat bersaudara, Adara tumbuh di tengah keluarga yang memelihara favoritisme atas nama tradisi. Sang ibu memuja anak pertama karena dianggap penerus martabat keluarga, mengistimewakan adik laki-lakinya karena budaya patriarki yang mengakar kuat, dan memanjakan si bungsu karena paling kecil dan paling manja. Sementara Adara—diam, penurut, dan jarang menuntut—terbiasa menjadi anak yang dilupakan.
Ia tumbuh dengan luka-luka kecil yang tidak terlihat: piring yang dibedakan, pembelaan yang tak pernah datang, dan cinta yang selalu diberikan kepada orang lain lebih dulu.
Bertahun-tahun kemudian, Adara memilih pergi ke Jakarta dan membangun hidupnya sendiri sebagai pemilik bisnis florist yang sukses. Di balik rangkaian bunga-bunga indah yang ia jual, Adara menyembunyikan kenyataan bahwa ia tidak pernah benar-benar tahu bagaimana rasanya dicintai oleh seorang ibu.
Namun, hidup yang sudah susah payah ia bangun runtuh ketika kabar datang: ibunya sakit keras. Lebih menyakitkan lagi, saudara-saudara yang selama ini menjadi pusat kasih sayang sang ibu justru saling melempar tanggung jawab. Tidak ada yang mau pulang. Tidak ada yang mau merawat perempuan yang dulu begitu sibuk memilih siapa yang paling layak dicintai.
Dan seperti takdir yang kejam, semua mata kembali tertuju pada Adara—anak yang paling sering disakiti, tetapi paling diharapkan untuk mengerti.
Kepulangannya ke Wonogiri bukan hanya tentang merawat ibu yang perlahan kehilangan tubuh dan ingatannya, tetapi juga tentang menghadapi rumah yang membesarkannya dengan dingin. Di tengah bau obat, luka lama, dan rahasia keluarga yang mulai terbuka, Adara harus memilih: tetap menjadi anak yang selalu mengalah, atau akhirnya menyelamatkan dirinya sendiri dari cinta yang tidak pernah benar-benar ia miliki.
Sebagai anak kedua dari empat bersaudara, Adara tumbuh di tengah keluarga yang memelihara favoritisme atas nama tradisi. Sang ibu memuja anak pertama karena dianggap penerus martabat keluarga, mengistimewakan adik laki-lakinya karena budaya patriarki yang mengakar kuat, dan memanjakan si bungsu karena paling kecil dan paling manja. Sementara Adara—diam, penurut, dan jarang menuntut—terbiasa menjadi anak yang dilupakan.
Ia tumbuh dengan luka-luka kecil yang tidak terlihat: piring yang dibedakan, pembelaan yang tak pernah datang, dan cinta yang selalu diberikan kepada orang lain lebih dulu.
Bertahun-tahun kemudian, Adara memilih pergi ke Jakarta dan membangun hidupnya sendiri sebagai pemilik bisnis florist yang sukses. Di balik rangkaian bunga-bunga indah yang ia jual, Adara menyembunyikan kenyataan bahwa ia tidak pernah benar-benar tahu bagaimana rasanya dicintai oleh seorang ibu.
Namun, hidup yang sudah susah payah ia bangun runtuh ketika kabar datang: ibunya sakit keras. Lebih menyakitkan lagi, saudara-saudara yang selama ini menjadi pusat kasih sayang sang ibu justru saling melempar tanggung jawab. Tidak ada yang mau pulang. Tidak ada yang mau merawat perempuan yang dulu begitu sibuk memilih siapa yang paling layak dicintai.
Dan seperti takdir yang kejam, semua mata kembali tertuju pada Adara—anak yang paling sering disakiti, tetapi paling diharapkan untuk mengerti.
Kepulangannya ke Wonogiri bukan hanya tentang merawat ibu yang perlahan kehilangan tubuh dan ingatannya, tetapi juga tentang menghadapi rumah yang membesarkannya dengan dingin. Di tengah bau obat, luka lama, dan rahasia keluarga yang mulai terbuka, Adara harus memilih: tetap menjadi anak yang selalu mengalah, atau akhirnya menyelamatkan dirinya sendiri dari cinta yang tidak pernah benar-benar ia miliki.
Tokoh Utama
Adara Yasmin
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
6
Dibaca
180
Tentang Penulis
Vanilla Hara
Imperfect woman 💕
Bergabung sejak 2022-10-18
Telah diikuti oleh 52 pengguna
Sudah memublikasikan 1 karya
Menulis lebih dari 3,139 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Kepada Wanita yang Kusebut Ibu
Vanilla Hara
Flash
Perjalanan Tanpa Angan
Silvarani
Novel
Aku, Kamu, Dia
Naftalia Satra
Novel
Someone Like You
Maria Kristi
Novel
Introvert
rimachmed
Novel
Ini aku, bukan dia
Kartika kurniati
Novel
Yona dan Kehidupan Dasar Laut
Mi Gosong
Flash
Garis Keturunan
ryunee samaya
Novel
Agent of Change
Rina F Ryanie
Skrip Film
1024 : We're All Done
Pradita Dina Salsabila
Skrip Film
When You are Grade 12
Atmara
Skrip Film
Garam
Novia Br Sipakkar
Skrip Film
I Call You, Mei
Rima Selvani
Novel
Keping Terakhir
Fatimah Rosyidah
Skrip Film
Belajar Bersama ArRa
Dean Patria Budoyo
Rekomendasi