Daftar isi
#1
Prolog
#2
Bagian 1: Sepotong Janji
#3
Bagian 2: Sepotong Kepercayaan
#4
Bagian 3: Siluet
#5
Bagian 4: Tiga Minggu Yang Hilang
#6
Bagian 5: Pelarian
#7
Bagian 6: Ruh Yang Gagal Mati
#8
Bagian 7: Para Pembual
#9
Bagian 8: Pemintal Kehendak
#10
Bagian 9: Reliquia Vesperae
#11
Bagian 10: Eirenhust
#12
Bagian 11: Ketika Langit Berpaling
#13
Bagian 12: Baja Dalam Daging
#14
Bagian 13: Nafas Yang Bersandiwara
#15
Bagian 14: Sibelius - Finlandia, Op. 26
#16
Bagian 15: Titik Api di Malam Tanpa Bintang
#17
Bagian 16: Kabut Merah Yang Memeluk Jiwa
#18
Bagian 17: Veledar
#19
Bagian 18: Anima Ascende
#20
Bagian 19: Lorong-Lorong Yang Terjaga
#21
Bagian 20 : Jiwa untuk jiwa
#22
Bagian 21: Perpisahan Di Bawah Pohon Yew
#23
Bagian 22: Pohon, Gazel, dan Singa
#24
Bagian 23: Kala Debu Terbawa Arus
#25
Bagian 24: Api Yang Tidak Berasap
#26
Bagian 25: Cermin Yang Bersenandung
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#17
Bagian 16: Kabut Merah Yang Memeluk Jiwa
Bagikan Chapter
[1] Raja James I dari Inggris menulis buku tentang demonologi yang berjudul "Daemonologie" pada tahun 1597, sebelum ia naik tahta Inggris. Buku ini merupakan sebuah karya yang membahas tentang kepercayaan dan praktik terkait dengan setan dan penyihir pada masa itu. Dampaknya, perburuan penyihir semakin marak di Inggris dan Skotlandia selama masa pemerintahannya.
[2] Tiga penyihir (juga dikenal sebagai Weird Sisters atau Wayward Sisters) dalam kisah Macbeth (1623) karya Shakespeare. Adalah tokoh penting yang meramalkan masa depan Macbeth dan memicu ambisinya untuk menjadi raja. Mereka muncul di awal cerita dan memberikan ramalan yang mendorong Macbeth dan istrinya, Lady Macbeth, untuk melakukan pembunuhan dan merebut kekuasaan.
[3] Bahasa Mati (Dead Languange) atau bahasa punah adalah bahasa yang tidak lagi memiliki penutur asli atau memang tidak dipergunakan lagi. Beberapa contoh bahasa mati antara lain Latin, Sanskerta, Koptik, dan Yunani Kuno
Chapter Sebelumnya
Chapter 16
Bagian 15: Titik Api di Malam Tanpa Bintang
Chapter Selanjutnya
Chapter 18
Bagian 17: Veledar
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Flash
Anak Perempuan Ayah
Flash
Bertemu, Bersama lalu Berpisah
Cerpen
Veny Bertemu Izrail
Flash
Pulau Seniman
Flash
Masa Lalu
Novel
Putih Polos Avicenna
Novel
Permainan Mematikan: Narsistik
Flash
IMAJINASI
Cerpen
Rahasia Liontin Merah
Cerpen
Jin Pembongkar Aib
Flash
Balada Terong
Flash
RAHASIA INDAHNYA SINAR REMBULAN
Cerpen
Teror Pocong Si Nina
Novel
Lift Maut Malam Sabtu
Novel
Aksara dan Kacamata Ajaib
Novel
Rumah Adik Kakak
Novel
Idealism of Love
Novel
Drunken Monster Republish #3
Cerpen
Kesumat
Cerpen
Hidup Di Dunia Lain