Daftar isi
#1
Prolog
#2
Bagian 1: Sepotong Janji
#3
Bagian 2: Sepotong Kepercayaan
#4
Bagian 3: Siluet
#5
Bagian 4: Tiga Minggu Yang Hilang
#6
Bagian 5: Pelarian
#7
Bagian 6: Ruh Yang Gagal Mati
#8
Bagian 7: Para Pembual
#9
Bagian 8: Pemintal Kehendak
#10
Bagian 9: Reliquia Vesperae
#11
Bagian 10: Eirenhust
#12
Bagian 11: Ketika Langit Berpaling
#13
Bagian 12: Baja Dalam Daging
#14
Bagian 13: Nafas Yang Bersandiwara
#15
Bagian 14: Sibelius - Finlandia, Op. 26
#16
Bagian 15: Titik Api di Malam Tanpa Bintang
#17
Bagian 16: Kabut Merah Yang Memeluk Jiwa
#18
Bagian 17: Veledar
#19
Bagian 18: Anima Ascende
#20
Bagian 19: Lorong-Lorong Yang Terjaga
#21
Bagian 20 : Jiwa untuk jiwa
#22
Bagian 21: Perpisahan Di Bawah Pohon Yew
#23
Bagian 22: Pohon, Gazel, dan Singa
#24
Bagian 23: Kala Debu Terbawa Arus
#25
Bagian 24: Api Yang Tidak Berasap
#26
Bagian 25: Cermin Yang Bersenandung
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#8
Bagian 7: Para Pembual
Bagikan Chapter
[1] Abad Kegelapan merujuk pada periode sejarah Eropa yang berlangsung dari runtuhnya Kekaisaran Romawi Barat sekitar tahun 476 M hingga permulaan Abad Pertengahan Tinggi sekitar abad ke-10.
[2] Avignon adalah sebuah kota diselatan Prancis, di tepi Sungai Rhône. Pada masa awal Abad Pertengahan (sekitar abadke-5 hingga ke-10), Avignon adalah kota kecil yang pernah dikuasai oleh bangsa Goth, Saracen (Muslim dari Afrika Utara), dan Franka.
[3] Wabah Hitam (1347-1351) adalah pandemi pes yang mematikan dan menewaskan jutaan orang di Eropa. Karena ilmu medis saat itu masih terbatas, masyarakat mencari penjelasan supranatural dan mengaitkan wabah dengan sihir, kutukan, atau hukuman Tuhan. Jumlah korban tewas akibat Wabah Hitam (Black Death) di seluruh dunia diperkirakan antara 75 hingga 200 juta jiwa.
[4] Berasal dari kata Mazaeb (Saluran tempat cairan logam atau lava mengalir). Nama ini merujuk pada area spesifik di lautan magma tempat ujung-ujung rantai purba yang mengikat iblis dilarutkan dan dilemahkan oleh darah para korban keputusasaan.
[2] Avignon adalah sebuah kota diselatan Prancis, di tepi Sungai Rhône. Pada masa awal Abad Pertengahan (sekitar abadke-5 hingga ke-10), Avignon adalah kota kecil yang pernah dikuasai oleh bangsa Goth, Saracen (Muslim dari Afrika Utara), dan Franka.
[3] Wabah Hitam (1347-1351) adalah pandemi pes yang mematikan dan menewaskan jutaan orang di Eropa. Karena ilmu medis saat itu masih terbatas, masyarakat mencari penjelasan supranatural dan mengaitkan wabah dengan sihir, kutukan, atau hukuman Tuhan. Jumlah korban tewas akibat Wabah Hitam (Black Death) di seluruh dunia diperkirakan antara 75 hingga 200 juta jiwa.
[4] Berasal dari kata Mazaeb (Saluran tempat cairan logam atau lava mengalir). Nama ini merujuk pada area spesifik di lautan magma tempat ujung-ujung rantai purba yang mengikat iblis dilarutkan dan dilemahkan oleh darah para korban keputusasaan.
Chapter Sebelumnya
Chapter 7
Bagian 6: Ruh Yang Gagal Mati
Chapter Selanjutnya
Chapter 9
Bagian 8: Pemintal Kehendak
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Novel
ekin
Cerpen
Petualangan Lima Penjaga Energi
Flash
Kenangan di Tepi Pantai
Cerpen
Lilo Main Dengan Siapa
Flash
Monster
Flash
DATK- Bukan Titik
Novel
Jelaga
Flash
Pasak
Novel
Ambruk Beringin Tua
Cerpen
Dendam Sofia
Novel
We Have Always Lived in the Castle
Novel
Intact Yet Broken
Novel
Husi Si Gadis Cenayang
Flash
Apa Artinya Cinta
Novel
VIP (Very Important Partner)
Novel
Andai Aku Hidup Sekali Lagi
Cerpen
Janji Menatap Langit
Flash
Titipan
Novel
Rumah Peninggalan Hujan
Flash
First Love