Daftar isi
#1
Bab 1 Titik Merah di Peta
#2
Bab 2 Ardiania celinea
#3
Bab 3 Tamu Pertama
#4
Bab 4 Pasien Kecil Dari Hutan
#5
Bab 5 Tamu Dari Kota
#6
Bab 6 Arsip Yang Tidur
#7
Bab 7 Bibir Merah di Sandikala
#8
Bab 8 Bangsal Melati
#9
Bab 9 Segel Yang Tak Utuh
#10
Bab 10 - Tanda Dari Dalam Tubuh
#11
Bab 11 Matahari dan Kalung Kayu
#12
Bab 12 Bayangan Yang Salah
#13
Bab 13 Tidur Yang Tak Lelap
#14
Bab 14 Akar di Atas Kertas
#15
Bab 15 Arsip Lama dan Nama Terlarang
#16
Bab 16 Penumpang Ketiga
#17
Bab 17 Anak Tangga Terakhir
#18
Bab 18 Nama Yang Salah
#19
Bab 19 Pewaris Damar
#20
Bab 20 Tembang Pengantar Tidur
#21
Bab 21 Mantra di Kelas Sejarah
#22
Bab 22 Jejak Yang Tak Pernah Hilang
#23
Bab 23 Perjamuan Tulang
#24
Bab 24 Wajah Yang Tak Dikenali
#25
Bab 25 Tamu Pukul Tiga
#26
Bab 26 Menuju Desa Girah
#27
Bab 27 Spesimen 2015
#28
Bab 28 - Anatomi Memori
#29
Bab 29 Reaksi Berantai
#30
Bab 30 Alkimia Garam dan Jeritan
#31
Bab 31 Detak Jantung Buatan
#32
Bab 32 Dosa Yang Pulang
#33
Bab 33 Jantung Hutan
#34
Bab 34 Kamar Yang Menjerit
#35
Bab 35 - Kenangan Yang Bukan Milikku
#36
Bab 36 Hutan Yang Mati
#37
Epilog - Bekas Luka Yang Sama
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#21
Bab 21 Mantra di Kelas Sejarah
Bagikan Chapter
Chapter Sebelumnya
Chapter 20
Bab 20 Tembang Pengantar Tidur
Chapter Selanjutnya
Chapter 22
Bab 22 Jejak Yang Tak Pernah Hilang
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Cerpen
Kado untuk Ayah
Flash
SARAH
Novel
The Pianist
Flash
Aku, Kamu dan Seporsi Mi Ayam
Novel
Married by Magic
Novel
Gincu Merah Perempuan Penimbun Lada
Novel
Pink Envelope
Cerpen
Sebatang Kara
Novel
Bintang Aldora
Novel
Rhea and Handsome Followers
Cerpen
Ironi Kotak Amal Sekolah
Flash
Seri Suara Dan Opini : Mulut Yang Diam, Hati Yang berteriak
Cerpen
Kematian Di Tanah Rawa
Flash
Conversation 2
Flash
Kamu Jangan Menangis
Flash
PIL-KA-DES
Cerpen
Pengorbanan Tanpa Batas Sang Ayah
Flash
Nama Istimewa
Cerpen
Payung Merah Terakhir
Flash
Lari Pagi