Daftar isi
#1
Prolog: Dibalik Petir yang Menyambar
#2
Pesan yang Seharusnya Tak Pernah Ada
#3
Cerita yang Tersisa dari Badai
#4
Kamar 312—Sebuah Pengakuan Jujur
#5
Halo, Perempuan Misterius
#6
Jejak yang Menembus Waktu
#7
Senandika di Bawah Meja
#8
Gema dari Masa Lalu
#9
Dua Perangkat, Satu Takdir
#10
Lingkaran Simpul yang Mustahil
#11
Nama yang Terpilih—Wadah Lingkaran Gelap
#12
Meluncurnya Pesan ke Dimensi Waktu yang Salah
#13
Balasan dari Masa Lalu
#14
Anomali yang Mulai Dinanti
#15
Wajah yang Tak Bisa Kulihat
#16
Sapaan dari Masa Depan
#17
Distorsi di Balik Panel
#18
Nasihat yang Mulai Jadi Realitas
#19
Wajah yang Belum Seharusnya Ada
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#15
Wajah yang Tak Bisa Kulihat
Bagikan Chapter
1. Kosongnya foto profil ini bukan karena setelan privasi WhatsApp, melainkan akibat distorsi waktu pasca-sambaran petir. Sama seperti kegagalan video call dan pengiriman foto, celah dua tahun di antara mereka otomatis menolak serta memutasi segala bentuk manifestasi visual instan menjadi kekosongan data.
Chapter Sebelumnya
Chapter 14
Anomali yang Mulai Dinanti
Chapter Selanjutnya
Chapter 16
Sapaan dari Masa Depan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Cerpen
17 Tahun Budak Cinta
Cerpen
Antara Musik dan Adik
Novel
Behind The Glasses
Cerpen
Ruang Gunjing
Novel
Bukan Rumah untuk Pulang
Flash
7 Hari Berlalu
Flash
Hidup tanpa Warna
Novel
Help me brother!!
Cerpen
Pertarungan Antara Kebaikan dan Kejahatan
Novel
Escape
Cerpen
Selebritas RT Sebelas
Cerpen
SHIRO
Cerpen
CHANGES
Cerpen
Senandung Patah Hati di Kedai Kopi Senja
Cerpen
Nic-Air 28 dan Cintanya
Novel
LELAH SANG PENJAGA SURGA
Flash
Payung
Cerpen
Rasa Didua
Novel
Guratan Nada
Cerpen
Last Call dan Hantu Masa Lalu