Novel
Genre → Sejarah Telah Selesai
HUJAN DEWI BATARI
Mulai membaca
Gratis untuk dibaca
Blurb
Raden Admaja menyadari bahwa pamannya, Raden Jayasena hendak mempertangguh gelar raja sementara yang disandangnya, sampai dia sebagai calon penguasa yang sesungguhnya dianggap cukup umur.

Demi merebut kembali haknya atas tahta tersebut, dia pun meminta bantuan kepada Dewi Batari. Sesosok Dewi Penurun Hujan yang sakti, cantik jelita dan pula, menaruh hati padanya.

Sementara itu, masih ada Setiowati, kekasihnya yang juga cantik jelita nan setia. Tapi sayang, dia hanya seorang gadis kembang desa dari kasta jelata. Putri dari seorang janda tua.

Ada pula Putri Adiratna, seorang putri dari kerajaan Pulau Seberang yang menawan dan berpengaruh. Karena melalui hubungan antar dua kerajaan, yang tak lain perjodohannya dengan Putri Adiratna, Raden Admaja tidak hanya bisa melengserkan pamandanya. Melainkan juga bisa menjadi penguasa seluruh wilayah bumi dan perairan Dwipa.

Lantas, siapakah yang akan Raden Admaja pilih? Cintanya sesosok Dewi Penurun Hujan yang sakti, tapi ditentang oleh dewi-dewi kayangan lain? Kasihnya seorang kembang desa yang setia dan bersahaja, tapi tak sederajat? Ataukah sayangnya seorang putri dari kerajaan yang berpengaruh?

Selamat membaca! Semoga kalian semua terhibur.
Tokoh Utama
Raden Admaja
Dewi Batari
Setiowati
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
cerita neo-epos membutuhkan sub-plot yang berkonotasi politik yang jadi cermin kondisi serupa di zaman cerita ini terbit. cerita dalam novel ini mulus, hanya kurang berani menggunakan simbol cerita untuk memasukkan tokoh - karakter yang menjadi media retrospeksi untuk cermin kondisi politik saat ini. kalau saja ada kebaranian untuk mrnyindir atau setidaknya membuat koneksi di zaman sekarang, saya Jamin karya sastra menjadi makna ganda dan tidak indah dibaca sekata mata.
Sebagai novel dengan kekuatan dongeng, novel ini tangguh dalam penyederhanaan cerita. Apalagi dengan setting yang kolosal, cerita dibangun dengan meyakinkan. Aku DM sejumlah masukan untukmu.
Alusi dengan kontras-kontras rasa baru: femme fatale!
Disukai
1k
Dibaca
10k
Tentang Penulis
Wiji Lestari
Suka menulis, apa saja. Suka membaca, apa saja, punya siapa saja. Kalau saya like, artinya saya suka. Kalau saya komen, artinya saya benar-benar suka. Kalau saya chat, artinya saya tergila-gila. Kalau saya kri-san, artinya saya sedang gila. 😂😂😂
Bergabung sejak 2020-10-13
Telah diikuti oleh 300 pengguna
Sudah memublikasikan 4 karya
Menulis lebih dari 230,121 kata
Rekomendasi dari Sejarah
Rekomendasi