Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Magetan, awal dekade 1970-an. Sundari tumbuh sebagai satu-satunya anak perempuan di tengah riuhnya sepupu laki-laki. Ayahnya seorang juru pengairan berdarah priyayi. Sedangkan ibunya penjual emping melinjo dari kalangan rakyat biasa.
Bau melinjo yang dijemur setiap pagi dan suara angklung di sore hari adalah dunia kecilnya yang terasa lengkap. Hingga sebuah obrolan ringan di bangku Sekolah Pendidikan Guru membongkar rahasia yang selama ini tersembunyi rapi di balik kata "tugas".
Ayahnya telah menikah lagi diam-diam dengan perempuan dari desa sebelah.
Sang ibu sudah lama tahu dan memilih diam.
Alih-alih hancur, Sundari dan ibunya menemukan jalan yang tak terduga. Tangan yang dulu hanya memipihkan emping, kini belajar menganyam tampah dan tanggok. Dapur sederhana berubah jadi warung kopi kecil di pasar desa.
Dua perempuan yang dikhianati menemukan kekuatan dalam kerja keras serta solidaritas yang tak pernah mereka duga.
Tapi hidup tak berhenti memberi ujian. Saat sang ayah jatuh sakit, dan saat Sundari harus membuktikan dirinya layak menjadi seorang guru untuk program pemerintah di tempat terpencil, satu pertanyaan tetap menggantung. Bisakah ketabahan tanpa kepahitan benar-benar menyembuhkan luka yang sudah bertahun-tahun mengendap?
Bau melinjo yang dijemur setiap pagi dan suara angklung di sore hari adalah dunia kecilnya yang terasa lengkap. Hingga sebuah obrolan ringan di bangku Sekolah Pendidikan Guru membongkar rahasia yang selama ini tersembunyi rapi di balik kata "tugas".
Ayahnya telah menikah lagi diam-diam dengan perempuan dari desa sebelah.
Sang ibu sudah lama tahu dan memilih diam.
Alih-alih hancur, Sundari dan ibunya menemukan jalan yang tak terduga. Tangan yang dulu hanya memipihkan emping, kini belajar menganyam tampah dan tanggok. Dapur sederhana berubah jadi warung kopi kecil di pasar desa.
Dua perempuan yang dikhianati menemukan kekuatan dalam kerja keras serta solidaritas yang tak pernah mereka duga.
Tapi hidup tak berhenti memberi ujian. Saat sang ayah jatuh sakit, dan saat Sundari harus membuktikan dirinya layak menjadi seorang guru untuk program pemerintah di tempat terpencil, satu pertanyaan tetap menggantung. Bisakah ketabahan tanpa kepahitan benar-benar menyembuhkan luka yang sudah bertahun-tahun mengendap?
Tokoh Utama
Sundari
Wairah
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
21
Tentang Penulis
Joen YH
Pengagum Rimba dan Pecinta Kucing
Bergabung sejak 2020-01-01
Telah diikuti oleh 197 pengguna
Sudah memublikasikan 1 karya
Menulis lebih dari 74,898 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
EMPING SIMBOK
Joen YH
Novel
Lanun
Jatnika Wibiksana
Novel
Mimpikita
Novafitriaxmuthiahhasani
Novel
ANAK PINGGIR REL
Marlia Setiarini
Cerpen
Secangkir Kopi Untukku
Fitri Yeni Musollini
Flash
Cara Sastra Berperkara
Silvarani
Cerpen
Panggung untuk Abu Zan
Fazil Abdullah
Novel
Harmoni, Disharmoni
Susi Idris
Novel
Princess Family
Mizan Publishing
Flash
Aku, Dia dan Sahabatku
Christya Dita Yeskiaulina
Cerpen
Delapan Tahun yang Berakhir
Adhy Musaad
Novel
Call Me Miss J
Noura Publishing
Novel
CETHIK
Wulan Kashi Dhamar
Skrip Film
Semua Masih Sama
Syeihan Gus Sajad
Flash
Mencintaimu Adalah Signal Semestaku Baik-Baik Saja
Silvarani
Rekomendasi