Daftar isi
#1
Prolog
#2
Gema Hati
#3
Alya
#4
Gilang
#5
Rumah Baru
#6
Keluarga
#7
Tersembunyi
#8
Tragedi
#9
Kata Terpendam
#10
Selamat Kembali
#11
Pesan Pembuka
#12
Hilang
#13
Khawatir
#14
Kerja Keras
#15
Petuah
#16
Titik Temu
#17
Terbiasa
#18
Penengah
#19
Pilihan
#20
Tergantikan
#21
Saling Meragu
#22
Keputusan
#23
Sehadapan
#24
Yang Menjauh
#25
Kabar Duka
#26
Melepaskan
#27
Pemulihan
#28
Hari-Hari Biasa
#29
Pulang
#30
Cinta Ratna
#31
Pengalih Mimpi
#32
Persimpangan
#33
Separuh Hati
#34
Keikhlasan
#35
Permintaan Ibu
#36
Satu Ruang
#37
Jeda
#38
Teruntuk Alya
#39
Epilog
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#28
Hari-Hari Biasa
Bagikan Chapter
[1] Sebutan penghafal Al-Qur"an untuk laki-laki.
[2] "Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (Qs. Thaha [20]:25-28)
[2] "Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku." (Qs. Thaha [20]:25-28)
Chapter Sebelumnya
Chapter 27
Pemulihan
Chapter Selanjutnya
Chapter 29
Pulang
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Novel
HOMECOMING
Flash
Hari Baik
Novel
Siapa Namamu?
Novel
Kill Me Heal Me
Novel
Love & Gelato
Flash
Dialog Kematian
Cerpen
I Have Nothing
Flash
Dari Hindia Belanda
Novel
Ketukan hati yang tak berbisik
Novel
CINTA 1/2 MATENG
Novel
AKAD
Novel
Menikah dengan Pria yang Membenci Ibu Kandungku
Flash
Perundingan Utusan Yanto Plongo dengan si Jagoan
Cerpen
Sehelai Benang Emas
Novel
Islam Risalah Cinta dan Kebahagiaan
Novel
Sejak Gulita
Novel
The Visitor
Novel
My Introvert Girl
Novel
Under Eighteen
Flash
Sebuah Gambar dan Sebuah Puisi Untuk Tahun Baru