Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#3
Satu Arah dengan Sunyi
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Hari itu Nadra duduk termenung di ruang tamu kos buku catatan terbuka di pangkuan dan laptop menyala menampilkan halaman tugas yang masih kosong Tugas kuliah dari dosen filsafattema besar tentang makna eksistensi manusia Ironis Karena Nadra sendiri sedang mempertanyakan eksistensinyaIa sudah menatap layar selama dua puluh menit Kursor berkedip-kedip seolah mengejeknya menghitung waktu yang terbuang tanpa satu kalimat pun lahir dari pikirannya Biasanya dia akan menuangkan isi hatinya
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp2.000
atau 2 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp35.000
atau 35 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 2
Pecahan yang Tak Pernah Utuh
Chapter Selanjutnya
Chapter 4
Ketika Dunia Terlihat Lebih Tenang
Sedang Dibicarakan
Novel
Bronze
Dia Tentang Cinta
febriani nuraizah
Novel
Bukan Cuma Hujan, Langit Pun Menghujam Malam Ini
Annisa Adinda
Cerpen
Bronze
LUNAS
Azizah Noor Qolam
Cerpen
Bronze
Misi Minggat- Gagal total
Novita Ledo
Flash
MENJADI MANUSIA
Siti Sarah Madani
Novel
Bronze
DI TITIK 8760
Dalilah Razan, Rauf Adila
Novel
Gold
Listen to My Heartbeat
Bentang Pustaka
Flash
Bronze
Haunted
Lucia Triwulan Yuniestri
Novel
Bronze
Pulang
Nasrani Lumban Gaol
Flash
Dia Yang Bernafas
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Sebilah Parang dan Tugas Terakhir Paman Ahdi
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
Aku Saksi Semuanya
Christian Shonda Benyamin
Flash
Bronze
Anak Jambret
Sulistiyo Suparno
Novel
Baby Blue
Melia
Cerpen
Bronze
Kenapa Anggi Memutuskan Arwan dan Memintanya Menikahi Ane
Habel Rajavani
Flash
52 Hz
Riska Irmayadi
Cerpen
Bercengkerama dengan Nasib
Alwi Hamida
Flash
SRIKANDI - Brave Warrior of Pandawa
Donquixote
Flash
Bronze
Gadis Bergaun Merah
Vena G
Flash
Sepasang Kekasih di Ujung Waktu
Irza Fauzan