Daftar isi
#1
Prolog
#2
Clara Cantik dan Cerdas
#3
Clara Hobi Desain Busana
#4
Clara Butik dan Fashion Show
#5
Clara Asosiasi dan Sosialita
#6
Pertemuan Kedua Arman & Clara
#7
Hubungan Makin Dekat
#8
Pacaran Singkat dan Lamaran
#9
Pernikahan Mewah dan Gosip Malam Pengantin
#10
Kelahiran Putra dan Tantangan Baru
#11
Kecurigaan dan Kesibukan Arman
#12
Clara Sibuk, Pecah Pertengkaran Pertama
#13
Konflik Meningkat
#14
Ketegangan di Rumah Orang Tua Clara
#15
Emosi Tak Terkendali
#16
Cerai Lisan
#17
Cerai Resmi dan Penitipan Anak Sementara
#18
Arman Menuntut Hak Asuh dan Mengancam
#19
Ketegangan di Ambang Pintu
#20
Rasa Takut yang Meningkat
#21
Pertemuan Clara dengan Reno
#22
Clara Curhat Soal Ancaman Arman
#23
Reno Mulai Berpikir Bisnis
#24
Reno Menggagas Habisi Arman
#25
Clara Memberikan Uang Muka Pada Reno
#26
Reno Siapkan Pistol, Bima Masih Takut
#27
Bima Mengawasi Kantor Arman
#28
Reno Sewa Avanza Hitam
#29
Clara Memberi Informasi Jadwal Arman
#30
Clara Tak Bisa Tidur, Reno Poles Pistol
#31
Arman Mengendarai SUV Hitam, Merasa Diikuti
#32
Reno Lepaskan Peluru
#33
Reno Mengambil Pelunasan, Clara Gemetar
#34
Geger di Media, Polisi Mulai Selidiki
#35
Reno dan Bima Ditangkap Polisi
#36
Clara Bersikeras hanya Sewa Reno Untuk Pengawalan
#37
Sidang Dimulai, Saksi Kunci Ungkap Clara Hanya Sewa BodyGuard
#38
Jaksa Ungkap Bukti Baru, Hakim Anggap Tidak Faktual
#39
Reno divonis Hukuman Penjara Seumur Hidup, Bima 9 Tahun
#40
Jaksa Banding, Clara Tetap Bebas, Kasasi?
#41
Clara Dalam Penjara
#42
Epilog - Clara dan Dampak Perceraian
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#11
Kecurigaan dan Kesibukan Arman
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Kecurigaan dan Kesibukan ArmanMalam itu rumah Clara terasa sunyi Bayi sudah tertidur lelap butik sudah tutup tapi Clara masih terjaga Ia menatap jam di dinding mendapati pukul 2245 Arman biasanya pulang lebih awalKenapa ia belum pulang gumam Clara sambil menarik selimut lebih erat Hati kecilnya mulai dipenuhi rasa curigaBeberapa menit kemudian teleponnya berdering Nomor Arman Clara menjawab dengan cepatAda apa sayang tanya Arman di ujung telepon terdengar lelahArman
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp2.000
atau 2 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp55.000
atau 55 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 10
Kelahiran Putra dan Tantangan Baru
Chapter Selanjutnya
Chapter 12
Clara Sibuk, Pecah Pertengkaran Pertama
Sedang Dibicarakan
Flash
Bronze
Intip
Sunarti
Novel
Bronze
Cagliari: Hentakan Cinta di Segala Musim
Riskaninda Maharani
Cerpen
Catatan Masa Percobaan
RA Senja
Novel
Gold
Keki
Bentang Pustaka
Flash
Bronze
Gudang Belakang Rumah Kakek
Risti Windri Pabendan
Cerpen
Bronze
Di Balik Sungai yang Berubah
Yovinus
Cerpen
Buku yang Hilang II
zain zuha
Novel
Bronze
Ritme
icitbilala
Novel
G 17
Khazinati
Cerpen
Bronze
Pertanda
May Hatte
Cerpen
Biarkan Aku Menjadi Ultramenmu
frasy
Novel
Bronze
Perjalanan Hijrah Althea
Author Zahra
Flash
Saat Kelemahan Jadi Kemenangan
Maryanti Oktaviani
Cerpen
Bronze
Fatamorgana Arunika, senja Devina
Farhan Bashori Hasan
Cerpen
Penanggal
ANINZIAH
Cerpen
Bronze
Nenek Penuh Paku di Minahasa
Risti Windri Pabendan
Novel
Bronze
ALONE~Novel~
Herman Sim
Cerpen
Bronze
"Puss. . . Meong. . . "
Izzatunnisa Galih
Novel
A Really Awkword Love Story
ANNISA
Flash
Bronze
Berhati Emas
Dewi Fortuna