Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
Segalanya berjalan mulus saat Roy ternyata memilih pindah ke luar kota setelah lulus SMA. Menjauhnya laki-laki itu membawa angin segar bagi Tara. Usahanya untuk berhenti menyukai Roy menjadi lebih gampang. Namun, ketika bertemu kembali dengan Roy, kenapa usaha move on yang Tara kira berhasil itu kini terasa sia-sia?
Sorot mata Roy yang tajam tapi menenangkan membuat Tara goyah lagi.
"Kalau sama Tari sih gue kenal. Dia ini teman SMA gue." Roy tertawa senang. "Apa kabar, Ri? Lama banget kita nggak ketemu."
Senyuman Tara langsung lenyap. Ia menyesal karena beberapa detik yang lalu hatinya nyaris jatuh di tempat yang sama untuk kedua kalinya. Mestinya Tara harus punya pertahanan diri yang kukuh supaya saat Roy salah mengenali siapa dirinya, ia tidak perlu merasakan perih di dada. Tara seharusnya juga selalu memancangkan kuat-kuat kenyataan pahit di otaknya: Arroyan hanya tertarik pada Tari-saudara kembarnya-dari dulu dan mungkin sampai sekarang.
Tapi tiba-tiba Roy mulai memberi Tara perhatian. Namun, seiring dekatnya hubungan mereka, kepastian yang Tara harapkan dari Roy tidak kunjung datang. Persis seperti remahan roti yang berceceran di tempat yang tidak jelas, hubungan mereka juga tidak pasti akan dibawa ke mana. Tara bingung antara terus menunggu atau melepaskan Roy.
Sorot mata Roy yang tajam tapi menenangkan membuat Tara goyah lagi.
"Kalau sama Tari sih gue kenal. Dia ini teman SMA gue." Roy tertawa senang. "Apa kabar, Ri? Lama banget kita nggak ketemu."
Senyuman Tara langsung lenyap. Ia menyesal karena beberapa detik yang lalu hatinya nyaris jatuh di tempat yang sama untuk kedua kalinya. Mestinya Tara harus punya pertahanan diri yang kukuh supaya saat Roy salah mengenali siapa dirinya, ia tidak perlu merasakan perih di dada. Tara seharusnya juga selalu memancangkan kuat-kuat kenyataan pahit di otaknya: Arroyan hanya tertarik pada Tari-saudara kembarnya-dari dulu dan mungkin sampai sekarang.
Tapi tiba-tiba Roy mulai memberi Tara perhatian. Namun, seiring dekatnya hubungan mereka, kepastian yang Tara harapkan dari Roy tidak kunjung datang. Persis seperti remahan roti yang berceceran di tempat yang tidak jelas, hubungan mereka juga tidak pasti akan dibawa ke mana. Tara bingung antara terus menunggu atau melepaskan Roy.
Tokoh Utama
Tara
Roy
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
197
Tentang Penulis
tikayudya
-
Bergabung sejak 2021-09-16
Telah diikuti oleh 1 pengguna
Sudah memublikasikan 1 karya
Menulis lebih dari 1,180 kata pada novel
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Breadcrumbing
tikayudya
Novel
Satu Hari Bersama Mantan
Falcon Publishing
Novel
Marwah
Wardatul Jannah
Flash
Ungkapan Nendra
Deasy Astari Dawangga
Cerpen
Jangan Cemburu
Diyah Ayu NH
Cerpen
Kala Itu, di Bandung
Farah Maulida
Novel
Not in Wonderland
Bentang Pustaka
Novel
Cerita Di Perantauan
marliana syaadah
Novel
Rahasia Antara Aku dan Kakak Ipar
Farasha
Flash
Bukunya Sampai, Harapannya Usai
Lisnawati
Novel
SENSE
Naynee
Novel
Aku & Adrian
ceciliafs
Skrip Film
Akhir Cerita Blogger Cantik
Maldalias
Novel
Wicked Game
Hendra Purnama
Skrip Film
Falling in Latte
Wiwien Wintarto
Rekomendasi