Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Terjadi sesuatu yang aneh dan tak lajim malam itu, debu-debu semesta bertebaran di langit malam, menghinggapi tubuh Bagas yang sedang meregang nyawa. Jantungnya yang hampir mati, mulai berdenyut kembali. Aliran darah yang hampir membeku, mulai lancar mengalir melewati nadi. Jiwa yang sebentar lagi melayang pergi, kembali ke tubuhnya lagi. Bagas bangun dari terpuruknya, dan hidup lagi. Sejak saat itu, tubuh Bagas selalu awet muda dan tak pernah merasakan layu.
Di malam yang sama, sesuatu yang terjadi menimpa Bagas, menimpa Ayu juga. Kematian dan penuaan tidak lagi berkuasa pada tubuh mereka. Awalnya bagi mereka ini adalah sebuah berkat, tapi waktu memperlihatkan jelas bahwa keajaiban itu adalah kutukan, dimana Bagas dan Ayu berkali-kali harus menerima kenyataan pahit dimana satu per satu dari orang-orang yang dikasihinya menua dan mati.
Sejak saat itu, Bagas dan Ayu selalu bersembunyi dari waktu. Mereka tak banyak bergaul, selalu berpindah-pindah tempat, tak pernah mau di foto, dan tak tertarik lagi untuk mencintai dan dicintai, karena rasa takut itu selalu hadir, rasa takut akan kehilangan mereka suatu saat nanti.
Pergantian zaman terjadi silih berganti, Bagas dan Ayu selalu hidup dan tak pernah merasakan mati, meskipun mereka sangat mengharapkan kematian itu, tapi kematian tak pernah bisa menyentuh mereka, sampai akhirnya sesuatu pun terjadi...
Di malam yang sama, sesuatu yang terjadi menimpa Bagas, menimpa Ayu juga. Kematian dan penuaan tidak lagi berkuasa pada tubuh mereka. Awalnya bagi mereka ini adalah sebuah berkat, tapi waktu memperlihatkan jelas bahwa keajaiban itu adalah kutukan, dimana Bagas dan Ayu berkali-kali harus menerima kenyataan pahit dimana satu per satu dari orang-orang yang dikasihinya menua dan mati.
Sejak saat itu, Bagas dan Ayu selalu bersembunyi dari waktu. Mereka tak banyak bergaul, selalu berpindah-pindah tempat, tak pernah mau di foto, dan tak tertarik lagi untuk mencintai dan dicintai, karena rasa takut itu selalu hadir, rasa takut akan kehilangan mereka suatu saat nanti.
Pergantian zaman terjadi silih berganti, Bagas dan Ayu selalu hidup dan tak pernah merasakan mati, meskipun mereka sangat mengharapkan kematian itu, tapi kematian tak pernah bisa menyentuh mereka, sampai akhirnya sesuatu pun terjadi...
Tokoh Utama
Bagas
Ayu
Astuti
Marlinna
Arya
Deon
Adila
#1
Kematian yang terkasih
#2
Lembah Harapan
#3
Hidup Abadi
#4
RODA ZAMAN (POV Bagas)
#5
RODA ZAMAN (POV Ayu)
#6
RASA YANG TAK BIASA
#7
CINTA ITU RASA
#8
ARTI SEBUAH PERPISAHAN
#9
TENTANG KESENDIRIAN
#10
RASA ITU MASIH ADA
#11
CINTA KAN SELALU DATANG
#12
JANGAN PERNAH JATUH CINTA
#13
CINTA YANG TERKUBUR KINI HADIR KEMBALI
#14
MENCINTAIMU INDAH BAGIKU
#15
NOSTALGIA CINTA (POV Ayu)
#16
NOSTALGIA (POV Bagas)
#17
KEPERGIANKU (POV Bagas)
#18
KEPERGIANKU (POV Ayu)
#19
SEMESTA CINTA
#20
PUISI JIWA DARI RELUNG HATI (POV Bagas)
#21
PUISI JIWA DARI RELUNG HATI (POV Ayu)
#22
DUNIA MIMPI
#23
SAATNYA KEMBALI
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Menghadirkan premis fantastis tentang keabadian yang dapat dibaca melalui perspektif antropologi simbolik, khususnya dalam memaknai kematian, penuaan, dan kepercayaan manusia terhadap batas-batas eksistensinya. Bagas dan Ayu menjadi representasi individu yang mengalami social alienation ketika kondisi biologis mereka memisahkan keduanya dari siklus kehidupan masyarakat, mulai dari kelahiran, perkawinan, pergantian generasi, hingga kematian. Melalui perspektif sosiologi, kebiasaan mereka berpindah tempat, menghindari pergaulan, dan menolak dokumentasi diri memperlihatkan strategi adaptasi terhadap perubahan struktur sosial sekaligus krisis identitas di tengah pergantian zaman. Kekuatan novel ini terletak pada potensinya menghubungkan fantasi romantis dengan persoalan universal tentang mortalitas, memori kolektif, dan kebutuhan manusia akan keterikatan sosial, meskipun kedalaman konflik. Menarik sekali.
mantap ka✌️
♥️
Disukai
427
Dibaca
18.2k
Tentang Penulis
Gie_aja
Just a writer
Bergabung sejak 2020-01-01
Telah diikuti oleh 767 pengguna
Sudah memublikasikan 13 karya
Menulis lebih dari 79,658 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Tujuh Puisi Cinta Sebelum Perpisahan
Mizan Publishing
Novel
Bagas Ayu... Puisi Jiwa untuk Cinta
Gie_aja
Novel
You Just My Best Friend
Rushi Mu'min Aziz
Novel
Retak
FAKIHA
Novel
CAHAYA DI BALIK BAYANG
Lewi Satriani
Novel
Catatan Kelam Sang Pendosa
Popy Novita
Flash
Gadis Tercantik di Sekolahku-Elissa
Elisabet Erlias Purba
Flash
Diam yang Menghukum
Jasma Ryadi
Cerpen
Tutik Yang Selalu Benar
Yovinus
Novel
Dua Cinta Pertama
L
Novel
Para Pencari Cinta
Topan We
Komik
Dear Brileigh
Yume Risa
Skrip Film
LISTEN (SCRIPT)
Ika Karisma
Cerpen
JAGAD BELENGGU
Henry
Cerpen
Bintang Berkelip dengan Jenaka
Henry
Rekomendasi
Novel
Bronze
Bagas Ayu... Puisi Jiwa untuk Cinta
Gie_aja
Cerpen
Bronze
COPET
Gie_aja
Novel
Bronze
GAJAH MADA CILIK
Gie_aja
Cerpen
Bronze
PENANTIAN
Gie_aja
Novel
Bronze
SIAPA TAKUT KEPEPET POLWAN
Gie_aja
Cerpen
Bronze
BELENGGU DIRI
Gie_aja
Cerpen
Bronze
RENTANG JIWA
Gie_aja
Cerpen
Bronze
CLARA DAN CLARISSA
Gie_aja
Novel
Bronze
DI BAWAH SATU ATAP RUMAH KITA
Gie_aja
Cerpen
Bronze
AMIRA
Gie_aja
Cerpen
Bronze
ANAK GERBONG
Gie_aja
Cerpen
Bronze
JERITAN HATI
Gie_aja
Novel
Bronze
SINYO MARCO
Gie_aja