Daftar isi
#1
Prolog
#2
Apakah ini Balasan Dendam atau Rindu?
#3
Mahasiswi Baru dan Seniornya
#4
"Darah Juang" Terngiang di Telinganya lalu Mengalir di Tubuhnya
#5
Inikah Rasanya Disekap Penculik?
#6
Sebungkus Nasi Padang dan Selembar Surat Pernyataan
#7
Wiwid, Jabo, Ayam Potong, dan Sapi dalam Truk
#8
Selamat Datang di Jakarta, Wiwid dan Jabo!
#9
Desingan Itu Bukan Lagi Peluru Biasa
#10
Wiwid Diculik Pria Bertopeng dan Bersenjata
#11
Tragedi itu Membuat Paquita Hancur
#12
Trauma
#13
Hanya Iba, Bukan Cinta
#14
Idealis Berubah Realistis
#15
Aku Melamarmu untuk Suamiku
#16
Permintaan Terakhir Paquita
#17
Epilog
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#14
Idealis Berubah Realistis
Bagikan Chapter
Chapter Sebelumnya
Chapter 13
Hanya Iba, Bukan Cinta
Chapter Selanjutnya
Chapter 15
Aku Melamarmu untuk Suamiku
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Flash
MORNING LOG
Cerpen
Boulevard
Flash
Melek Dong!
Novel
Sorry to Goodbye
Novel
LIVES AND DIE
Novel
Surrealism on the battlefield
Cerpen
MUALAF
Novel
KAYA SEKETIKA
Flash
Teguran Peristiwa
Cerpen
Sepatuku Bukan Sepatumu, Sepatumu Bukan Sepatuku
Cerpen
Foto Terakhir Ayah
Novel
Empat Puluh Detik
Flash
Lebih Jenjang
Novel
Yang Kepergiannya Seolah Demi Kebaikan
Flash
I-phone , Bukan Jodohku ( Selamat Jalan I-phone 12 )
Cerpen
Pukulan Telak
Novel
Online for 1.461 Days
Novel
Buah Dari Luka
Flash
Yosep Sang Pemimpin
Novel
Bayangkara